Perumahan Bersubsidi Untuk Guru di Kabupaten Banjar Mulai Dibangun

Kabupaten Banjar, DUTA TV — Peletakkan batu pertama oleh ketua umum PB PGRI Profesor Doktor Unifah Rosyidi dan Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, menandai akan mulai dibangunnya perumahan bersubsidi, untuk para guru di Kabupaten Banjar.
Sedikitnya ada 600 unit rumah bersubsidi yang diberi nama Villa PGRI yang akan dibangun PT. Dira Anugerah Sejahtera, di kawasan Sungai Ulin Kabupaten Banjar dalam beberapa waktu ke depan. Perumahan ini dibangun atas kerjasama PGRI Kabupaten Banjar dengan pengembang.
Bukan hanya guru berstatus PNS, perumahan bersubsidi dengan cicilan rendah mulai dari 1 jutaan perbulannya ini, juga diperuntukkan bagi para honorer hingga tenaga administrasi di sekolah, asalkan memenuhi syarat yang tentunya sudah dipermudah oleh pihak pengembang dan perbankan.
Ketua umum PB PGRI mengapresiasi upaya PGRI Kabupaten Banjar dalam hal penyediaan hunian bagi para guru, mengingat selama ini, masih banyak guru yang belum memiliki tempat tinggal tetap. Upaya kerjasama seperti ini diharapkan semakin meluas dan merata di seluruh kabupaten kota di Kalsel.
“Sebenarnya usaha pribadi jadi kita juga mendorong mudahan honorer juga bisa dengan tadi ada P3K juga usaha mandiri juga semoga bisa jadi salah satu pilihan mengembangkan perumahan mereka karena perumahan itu adalah kebutuhan dasar makanya saya panas-panas disini agar ada solusi tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah dan pusat tapi dengan caranya sendiri untuk memenuhi kebutuhan bagi para guru ini,” ucap Prof. Dr Unifah Rosyidi, Ketua Umum PB PGRI.
“Apresiasi tentunya keluarga besar PGRI berinisiatif bersama developer untuk memenuhi hak-hak para guru untuk kesejahteraan para guru dan pemenuhan hak-hak rumah mereka dan diharapkan bisa ikut membangun kab.Banjar,” tutur H. Saidi Mansyur, Bupati Kabupaten Banjar.
“Memang syaratnya umum aja sehingga kita sesuaikan saja kalua memenuhi syarat saja bisa, kalau sudah mengambil rumah bersubsidi tak bisa tentu honorer juga bisa dari 1.050.000,- sampai 2.000.000,- juta tipe 36 besubsidi, 15 hektar kurleb 600an, sebenarnya kalua syarat seperti KTP Dll lengkap bisa tapi kalua sudah diblacklist ya tidak bisa,” kata H Yusran, Direktur PT Dira Anugerah Sejahtera.
Peletakkan batu pertama ini, turut dihadiri sejumlah pengurus PGRI dari 13 kabupaten kota serta ketua PGRI Kalsel, dengan harapan memotivasi seluruh jajaran PGRI untuk menjalin Kerjasama, bukan hanya di bidang perumahan bersubsidi, melainkan bidang-bidang lainnya dalam upaya mensejahterakan guru di Kalimantan Selatan.
Reporter : Evi Dwi Herliyanti





