Penyertaan Modal untuk Bank Kalsel Disetujui, Disalurkan Bertahap 2 Tahun Anggaran

Banjarmasin, DUTA TV — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi menyetujui penambahan penyertaan modal bagi Bank Kalsel sebagai langkah menguatkan peran perbankan daerah. Keputusan diambil dalam rapat paripurna.

Penyertaan modal sebesar 400 miliar rupiah akan disalurkan bertahap dalam dua tahun anggaran.

Gubernur Kalsel Muhidin menegaskan bahwa kebijakan penambahan modal ini merupakan strategi penting untuk menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menekankan agar Bank Kalsel harus semakin kuat dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan dukungan terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.

“Kita harus dana harus ditambah terus, bantu terus. Kalau dana tak ada bagaimana kita menjalankan bank itu sehingga nanti dana pinjaman tidak terbatas. Kalau minjam di luar bunga lebih tinggi,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalsel memastikan bahwa Raperda penyertaan modal telah melalui fasilitasi Kementerian Dalam Negeri, baik dari segi format maupun substansi. Regulasi tersebut dinyatakan sesuai aturan yang lebih tinggi dan dapat dilanjutkan pembahasannya.

Penyaluran modal secara bertahap berdasarkan aturan hukum yang jelas sesuai PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD. Penambahan modal akan memperkuat pelayanan publik dan pembangunan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas layanan perbankan bagi masyarakat.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *