Pengungsi Kembali ke Desa Kali Besar Naik Kelotok

Tanah Laut, Duta TV – Suasana haru mengiringi puluhan warga Desa Kali Besar, dengan angkutan perahu kelotok, dari lokasi pengungsian di Pondok Pesantren Ubudiyah Desa Padang kecamatan Bati-Bati.

Para pengungsi kembali ke kampung halamannya, karena kondisi banjir yang kini berangsur surut, setelah selama 23 hari di posko pengungsian.

Pondok Pesantren Ubudiyah di Desa Padang kecamatan Bati-Bati menjadi lokasi pengungsian bagi warga terdampak banjir, dengan jumlah pengungsi 200 lebih atau terbanyak di kabupaten Tanah Laut.

Para pengungsi yang bertempat tinggal sementara di Ponpes Ubudiyah diantaranya dari wilayah Desa Benua Raya kecamatan Bati-Bati dan Desa Kali Besar kecamatan kurau.

Sementara itu menurut koordinator posko Ubudiyah peduli Muhammad Habibi, di Ponpes Ubudiyah sejak 23 hari telah menampung 249 pengungsi, yang rumahnya terdampak banjir. Namun karena kondisi banjir sudah surut, dan sebanyak 219 orang telah pulang ke rumahnya masing-masing, dan saat ini tersisa sekitar 30 orang pengungsi dari Desa Benua Raya, karena rumah mereka masih tergenang.

“Hari ini merupakan hari ke-23 di posko pengungsian Pondok Pesantren Ubudiyah, karena banyak pengungsi yang sudah pulang ke rumahnya masing-masing maka dapur umum ditutup, yang sudah pulang ada 219 orang dan tersisa 30 orang, yang masih tersisa di sini kami persilahkan untuk tinggal di sini tapi untuk keperluan konsumsi kami persilahkan untuk memasak sendiri,” tutur Muhammad Habibie.

“Masih bertahan di sini karena rumah masih kebanjiran masih sekolah di Madrasah Aliyah Darussalim,” ucap Aditya salah satu pengungsi posko Ubudiyah.

Sementara itu, seiring berkurangnya jumlah pengungsi, maka dapur umum di Posko Ubudiyah telah ditutup sejak Jum’at pagi. Sehingga untuk keperluan konsumsi makan sehari-hari, telah dibagikan paket sembako kepada para pengungsi, untuk memasaknya sendiri.

Reporter: Suhardadi.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *