Pemprov Kalsel Teken Kontrak Jembatan Pulau Laut, Proyek Multiyears hingga 2028

Banjarbaru, Duta TV — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis.
Salah satunya melalui penandatanganan kontrak pembangunan Jembatan Pulau Laut yang akan menghubungkan Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Penandatanganan kontrak pembangunan Jembatan Pulau Laut dilakukan di Banjarbaru sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kalimantan Selatan.
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menyampaikan bahwa proyek ini akan dikerjakan dengan skema tahun jamak atau multiyears selama tiga tahun, mulai 2026 hingga 2028.
Untuk pembangunan bagian sisi atau akses jembatan, total anggaran mencapai Rp750 miliar per tahun.
Dari jumlah tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menanggung Rp550 miliar, sementara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru masing-masing mengalokasikan Rp100 miliar per tahun.
Pembiayaan ini akan dilakukan secara bertahap setiap tahun hingga pembangunan akses jembatan rampung.
Sementara itu, pembangunan bagian tengah jembatan akan ditangani langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan nilai anggaran sekitar Rp3 triliun, yang juga dilaksanakan secara multiyears pada periode yang sama.
Gubernur Muhidin menekankan pentingnya profesionalisme kontraktor pelaksana agar proyek berjalan sesuai jadwal tanpa keterlambatan.
Proses lelang, menurutnya, telah mempertimbangkan kesiapan kontraktor, termasuk kelengkapan peralatan kerja.
Selain itu, Pemerintah Provinsi juga menargetkan percepatan penyerapan anggaran yang diharapkan mulai berjalan pada Mei hingga Juni mendatang, usai penandatanganan kontrak pada April.
Pembangunan Jembatan Pulau Laut diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalimantan Selatan.
Reporter: Mawardi





