Pemko Banjarmasin Masih Pertimbangkan Pemberlakuan WFH bagi ASN

Banjarmasin, Duta TV — Pemerintah pusat baru saja mengeluarkan kebijakan WFH atau Work From Home untuk melakukan efisiensi energi yang dilakukan setiap hari Jumat.
Namun, Pemko Banjarmasin masih mempertimbangkan dan melakukan kajian pada kebijakan terbaru itu dengan berbagai alasan.
Pasalnya, menurut Plt Sekdako Banjarmasin, Dolly Syahbana, Banjarmasin dinilai kota yang wilayahnya tidak terlalu besar dan menurutnya transportasi tidak memakan banyak BBM.
Bahkan ia mendorong ASN menggunakan sepeda saat berangkat kerja setiap hari Jumat. Selain penggunaan BBM berkurang, ASN juga bisa lebih sehat.
Selain itu, Dolly juga khawatir kebijakan tersebut bisa menjadi celah bagi para ASN untuk memperpanjang libur mereka. Terlebih ASN yang terkait dengan pelayanan tidak diperbolehkan untuk WFH atau Work From Anywhere.
“Kita mempelajari, kita pertimbangkan apakah WFH efisiensi. Selama ini Banjarmasin kan kada luas, istilahnya tidak boros BBM-nya. Kalau yang tidak boleh WFH itu kan pejabat lurah camat, justru itu kan banyak mengeluarkan operasional. Efektif tidak, apakah jadi tambahan libur, kita masih menunggu efektif,” ucap Dolly Syahbana, Plt Sekdako Banjarmasin.
Sebelumnya, Mendagri M. Tito Karnavian sudah menerbitkan surat edaran terkait transformasi budaya kerja aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah daerah. Surat edaran itu memuat sejumlah ketentuan mengenai penyesuaian tugas kedinasan ASN di tengah upaya penghematan bahan bakar minyak atau BBM secara nasional.
Reporter: Zein Pahlevi





