Pemko Banjarmasin Galakkan Normalisasi Sungai hingga September

Banjarmasin, Duta TVSejumlah sungai di Kota Banjarmasin mulai dibersihkan dan dikeruk guna meningkatkan daya tampung aliran air.

Normalisasi sungai ini tidak hanya difokuskan pada sungai utama, tetapi juga menyasar anak-anak sungai serta kanal-kanal yang selama ini tertutup sedimentasi dan sampah.

Wali Kota Banjarmasin menegaskan, penanganan ini tidak bersifat sementara, melainkan akan dilakukan secara konsisten hingga beberapa bulan ke depan.

Pemerintah menargetkan kegiatan pembersihan dan normalisasi sungai berlangsung setidaknya hingga bulan September mendatang.

Selain di wilayah Kota Banjarmasin, upaya pengendalian banjir juga memerlukan sinergi lintas daerah. Pemerintah Kota Banjarmasin telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Banjar untuk menangani aliran air dari wilayah hulu yang bermuara ke kota.

Menurut wali kota, kerja sama antar daerah menjadi kunci agar debit air yang besar dapat tertampung dengan baik dan tidak menimbulkan genangan tinggi di kawasan permukiman.

“Saya menginginkan sampai bulan sembilan itu terus dilakukan pembersihan dan normalisasi sungai-sungai yang ada di Kota Banjarmasin. Bahkan kalau perlu, kita temukan anak-anak sungai yang ada di kota ini, termasuk kanal-kanal yang masih tertutup,” kata wali kota Banjarmasin, Yamin.

“Harapannya ke depan tidak lagi terjadi genangan yang terlalu tinggi. Ini sudah saya sampaikan ke Kabupaten Banjar, bahwa ini perlu dilakukan bersama-sama, membuat tempat atau mendalami sungai agar air yang datang banyak itu bisa tertampung,” tambahnya.

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya keberadaan ruang retensi air, baik di Kota Banjarmasin maupun di kabupaten tetangga seperti Kabupaten Banjar. Ruang retensi ini berfungsi sebagai tempat penampungan sementara saat debit air meningkat, sehingga aliran air dapat dikendalikan sebelum masuk ke kawasan padat penduduk.

Pemerintah berharap, dengan normalisasi sungai yang berkelanjutan serta kerja sama antarwilayah, risiko banjir dan genangan di Kota Banjarmasin dapat diminimalkan, sekaligus menciptakan sistem pengelolaan air yang lebih baik dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Reporter : Nina Megasari

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *