Pemko Banjarbaru Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran Simpang Empat

Banjarbaru, Duta TV – Seiring meningkatnya volume kendaraan, Pemerintah Kota Banjarbaru melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Bundaran Simpang Empat Banjarbaru pada Sabtu pagi (24/1/26).

Kendaraan roda dua diarahkan berputar di jalan samping Kantor Kelurahan Sungai Besar, sedangkan kendaraan roda empat diarahkan putar balik di Jalan Bhayangkara, tepatnya di belakang Rumah Sakit Permata Husada.

Sementara untuk mobil bus dan truk diarahkan berputar di Jalan Haji Bakhran, seberang Jalan Budi Waluyo dan ruas Jalan Pangeran Muhammad Noor.

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, mengatakan uji coba ini dilakukan untuk mengurai kemacetan sekaligus menekan angka kecelakaan.

“Kita coba dulu satu minggu. Kalau ini bisa mengurai kemacetan, alhamdulillah, nanti bisa kita tetapkan. Jalan PM Noor ini rawan kecelakaan,” ujarnya.

Lisa menambahkan, selain meningkatnya volume kendaraan, kemacetan juga dipicu oleh aktivitas pedagang yang berjualan di bahu jalan. Pemko Banjarbaru telah meminta para pedagang untuk tidak menggunakan badan jalan, serta akan berkoordinasi untuk pengalihan lokasi berjualan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Selain arus kendaraan, penyebabnya juga karena ada pedagang buah yang berjualan di badan jalan dan kendaraan pembeli yang parkir di bahu jalan. Kita sudah memohon supaya tidak berjualan menggunakan badan jalan. Kedepannya, akan kita koordinasikan ke mana mereka dialihkan jualannya,” tambahnya.

Seperti diketahui, pada jam tertentu kemacetan arus lalu lintas terjadi di kawasan Jalan Ahmad Yani depan Q Mall Banjarbaru, Bundaran Simpang Empat hingga ke Jalan Mistar Cokro Kusumo.

Akan tetapi, jika rekayasa lalu lintas diterapkan, maka berdampak pada jarak tempuh yang lebih jauh, sehingga memerlukan waktu lebih lama, serta biaya operasional dan BBM bagi pengendara yang membengkak.

Reporter : Suhardadi

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *