Pemko Banjarbaru Budidayakan Ikan Kolam Berteknologi Bioflok

Banjarbaru, DUTA TV — Ribuan bibit ikan nila dan gurami diberikan kepada 3 kelompok tani ikan di wilayah Kecamatan Landasan Ulin oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Banjarbaru bersama anggota DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari, Senin (11/08/25) pagi.

Program budidaya ikan nila dan gurami berteknologi bioflok di lingkungan masyarakat ini bertujuan membantu memenuhi produksi ikan di kalangan masyarakat, selain itu juga memberikan manfaat ekonomi bagi para petani.

Plt Kabid Perikanan, Lindri Iwaningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka pengembangan ikan nila di kolam bundar.

“Dalam rangka pengembangan ikan nila di kolam bundar, satu titik ada lima kolam bundar. Tiga kelompok nila dan gurame sekitar 3.000 bibit, dan satu lagi pengembangan sekitar 3.000. Bantuan ini bertujuan meningkatkan budidaya ikan nila,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari, menyampaikan bahwa kelompok budidaya ikan tidak hanya memberikan manfaat bagi para anggotanya, tetapi juga masyarakat sekitar.

“Kelompok budidaya ikan ini tidak hanya bermanfaat bagi kelompok budidaya saja, tetapi bagi masyarakat sekitar. Konsumsi ikan di Kota Banjarbaru cukup tinggi, mencapai 62 persen. Untuk mencukupi itu masih didatangkan dari kabupaten/kota lainnya, sehingga ini menjadi peluang usaha potensial bagi masyarakat Banjarbaru,” ujarnya.

Bioflok merupakan teknologi budidaya perikanan yang memanfaatkan mikroorganisme seperti bakteri, jamur, alga, dan lainnya.

Dengan metode ini, budidaya ikan tidak harus lagi membangun kolam yang memakan lahan besar. Cukup dengan kolam bundar dari plastik berdiameter 3 sampai 5 meter, sudah dapat memproduksi ikan di lingkungan masyarakat.

Reporter: Yulian

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *