Pedagang Tolak Pasar Wadai di Siring Laut

Kotabaru, DUTA TV — Sejumlah pedagang tetap pasar wadai ramadhan mendatangi DPRD Kabupaten kotabaru. Mereka menolak rencana pemerintah daerah mengadakan pasar wadai di Siring Laut.
Mereka beralasan sebelumnya sudah pernah merasakan berjualan di siring laut namun dagangan tak laku karena sepi pengunjung. karena itu pedagang bersikeras agar lokasi pasar wadai dikembalikan ke halaman pasar limbur raya.
“Mengadu kami ke kantor pasar disuruh ke pariwisata, ke pariwisata sudah catuk palu kada bisa lagi sudah tetap di siring, nah kami kada mau di siring kami handak di limbur, sudah merasakan sunyi, lawan jua jauh masyarakat belanja, kalau di pasar kawa selajur belanja sembako, ” Ucap Noor Saniah, Pedagang Pasar Wadai.
Di sisi lain Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kotabaru kembali memindahkan pasar wadai ramadhan tahun ini ke siring laut untuk promosi wisata. Kemudian lokasinya juga dinilai lebih strategis dengan sarana yang memadai.
“Tahun sebelumnya dilaksanakan di limbur itu murni berjualan kue sektor UMKM yang ada di Diskoperindag, sehingga tahun ini kami ingin mengembalikannya lagi menjadi sebuah konsep wisata, tapi ketika ada permintaan dari masyarakat tentu itu harus dipikirkan, ” Kata Sonny Tua Halomoan
Berdasarkan hasil rapat dengar pendapat di dprd kabupaten Kotabaru, disepakati pasar wadai ramadhan tetap diadakan di siring laut. Namun beberapa buah stand akan disediakan untuk pedagang yang ingin berjualan di pasar limbur raya.
“Menurut saya tidak apa-apa karena kan di sini juga ada beberapa tempat, di jalan bakti ada juga, mungkin untuk orang-orang dari luar kotabaru ingin sekalian ngabuburit bisa belanja di siring, kemudian orang-orang yang dari pasar bisa sekalian singgah di limbur, ” Tutur Suwanti.
Sementara itu sejak beberapa hari lalu stand pasar wadai ramadhan di siring laut sudah mulai didirika. Stand yang berlokasi di area parkir dekat pintu masuk ini berkapasitas sekitar 70 pedagang.
Reporter : Nazat Fitriah





