ORADO Kalsel Jaring Atlet Lewat Open Turnamen Domino

Banjarmasin, DUTA TV — Federasi Olahraga Domino Nasional atau ORADO Kalimantan Selatan menggenjot open turnamen domino sebagai langkah awal penjaringan atlet.
Open turnamen tersebut masuk dalam program ORADO Kalsel pasca merampungkan pembentukan kepengurusan di 13 kabupaten kota.
Ketua Umum Pengurus Provinsi ORADO Kalsel, Muhammad Rizwan Ariffin, mengatakan saat ini kepengurusan ORADO Kalsel baru terbentuk di delapan kabupaten kota. Rizwan menjelaskan bahwa fokus saat ini adalah melengkapi kepengurusan di tingkat kabupaten kota sebelum melangkah ke tahap pembinaan atlet.
“Hari ini kita alhamdulillah berkumpul untuk silaturahmi untuk kepengurusan ORADO Kalsel, lebih tepatnya untuk Provinsi Kalsel kita silaturahmi dan sambil mensosialisasikan tata cara permainan domino yang sudah ditetapkan oleh pusat. Untuk penjaringan atlet masih belum terlaksana saat ini, kita masih fokus untuk kepengurusan kabupaten kota dulu, karena setelah kabupaten kota terlengkapi baru kita akan melaksanakan kejurda. Setelah kejurda, kita baru ke kejurprov, karena target pusat bulan April insyaallah kita melaksanakan kejurnas,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina ORADO Kalsel yang juga Anggota DPRD Kalsel, H. M. Syaripuddin atau Bang Dhin, menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga domino. Untuk jangka panjang, ORADO Kalsel akan melakukan penguatan pelatih dan wasit, memperkuat kelembagaan, serta membangun sinergi dengan berbagai pihak, dengan harapan ORADO Kalsel menjadi rumah besar olahraga domino yang berprestasi dan bermartabat.
“Tentu harapan kita bahwa olahraga ini bisa tersosialisasikan dengan baik. Terus juga ke depan, jangka panjang melakukan kemitraan dengan beberapa pihak, termasuk pemerintah, agar kegiatannya bisa berjalan baik. Selanjutnya juga tentu akan menggali talenta-talenta atau atlet-atlet muda untuk menjadi wakil Kalsel di kejurnas, karena harapan kita ke depan juga ORADO masuk ke KONI. Tentu ada event nasional atau internasional ke depan. Itu sih yang saya tekankan, olahraga domino yang selama ini kerap dianggap sekadar permainan pengisi waktu luang, kini mulai diubah paradigmanya menjadi cabang olahraga prestasi,” tegasnya.
Pasca dilantik bersama 37 pengurus provinsi lain se-Indonesia, ORADO Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya menjadikan domino sebagai olahraga bermartabat, memiliki aturan, strategi, serta potensi prestasi.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





