Ombudsman Kalsel Terima Empat Aduan PPDB

Banjarmasin, DUTA TV Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Banjarmasin menuai keluhan.

Ombudsman sebagai layanan aduan masyarakat menerima sedikitnya empat aduan perihal polemik pemerimaan peserta didik baru tahun ini.

Assisten Pratama Ii Ombudsman Kalsel Zayanti menyebutkan, dari keempat laporan tersebut didominasi permasalahan zonasi.

Dalam laporan disebutkan bahwa ada oknum yang diduga melakukan rekayasa terhadap identitas berupa kartu keluarga yang diubah, agar lebih dekat dengan sekolah.

Padahal faktanya calon peserta didik itu masih tinggal di alamat yang berbeda dengan kartu keluarga yang dimasukan untuk pendaftaran.

Sementara, ia juga menyayangkan pendeknya rentang waktu antara pengumuman hasil seleksi dengan masa daftar ulang sehingga masa sanggah pun juga dinilai terlalu sedikit.

“Kalaupun mekanisme cabut berkas itu memungkinkan ya harus dimudahkan. Pengumuman itu kan Jum’at. Itu sangat mepet, ya minimal masa sanggah itu dua hari,”jelasnya.

Namun demikian, ia menyambut baik sistem penerimaan peserta didik baru melalui zonasi karena temuan pungutan liar di sekolah lebih minim.

 

Reporter : Nina Megasari – Maura

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *