Milad ke-3, BSI Maslahat Ajak Anak Yatim Belanja Keperluan Sekolah

BANJARMASIN, DUTA TV — Puluhan anak yatim piatu di Banjarmasin diajak BSI berbelanja keperluan sekolah di salah satu toko buku di Banjarmasin. Anak-anak pun semangat memilih berbagai perlengkapan mulai dari tas sekolah hingga buku untuk belajar.
Salah satu anak dari panti asuhan, Alya, mengaku senang. Pasalnya, ia bisa bebas memilih beragam kelengkapan sekolah ini untuk dipergunakan belajar. Apalagi, pengalaman ini merupakan kali pertama untuk dirinya.
“Belanja tas, kotak pensil, pulpen, kaus kaki, sama tipe-x buat dipakai sekolah sama buku mau dipakai mulai dari hari Senin. Senang bisa belanja gratis, baru pertama kali, mau ada lagi seperti ini,” ungkapnya.
RCEO BSI Region 9 Kalimantan, Sefudin Suria Hidayat, mengatakan melalui program ini BSI ingin hadir tak sekadar menjadi sahabat finansial, melainkan juga menjadi sahabat sosial dan spiritual untuk masyarakat. Program ini juga merupakan wujud penyaluran dari bisnis BSI yang terus berkembang atas kepercayaan masyarakat yang terus meningkat. Keuntungan dari setiap transaksi nasabah pun disalurkan ke zakat, infak, dan sedekah termasuk berbagai macam kegiatan yang mendukung kemaslahatan umat.
“Jadi ini kegiatan dalam rangka Milad BSI Maslahat yang ketiga. Jadi BSI Maslahat bersama anak yatim mengadakan program belanja bersama mitranya BSI,” ujar Sefudin.
“Dalam hal ini belanja untuk perlengkapan sekolah. Jadi ini adalah bentuk kepedulian kami, di mana BSI Maslahat itu merupakan salah satu lembaga yang menampung zakat, infak, sedekah dari karyawan kemudian dari nasabah kita, dengan harapan bisa berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Nah, ini dilakukan di 11 kota di seluruh Indonesia dan Alhamdulillah kami di Banjarmasin salah satu prioritas bantuan ini,” sambungnya.
Adelia, Supervisor Gramedia Veteran Banjarmasin, membenarkan adanya wakaf satu anak satu Al-Qur’an.
“Betul ada wakaf Al-Qur’an juga, jadi satu anak satu Al-Qur’an. Totalnya ada 50 anak, pembelanjaan pun ada 50 anak,” ucapnya.
Selain diajak belanja perlengkapan sekolah, anak-anak yatim piatu ini juga dihibur dengan games yang sudah disiapkan panitia. BSI sendiri menargetkan di tahun berikutnya lebih banyak lagi anak yatim piatu dan dhuafa di Kalimantan Selatan yang menerima manfaat dari program sosial yang dijalankan.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





