Mahendra Berjuang Lawan Anemia dan Kurang Gizi

Banjarmasin, DUTA TV — Mahendra Joko Jatmiko, 10 tahun, warga Antasan Raden RT 22, dievakuasi dengan mobil ambulans ke IGD Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Suriansyah, Rabu siang (20/08/25). Kondisinya yang terus melemah membuat keluarganya harus membawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Belakangan diketahui, Mahendra mengidap anemia dan kekurangan gizi berat. Pihak rumah sakit juga memastikan petugas medis mereka memberikan perawatan yang sesuai dengan penyakit yang diderita oleh sang anak.
Mahendra diketahui merupakan warga Kalimantan Tengah, namun keluarganya belum memindahkan atau mencabut berkas mereka. Pemko Banjarmasin akan membantu dengan memberikan perawatan hingga pengobatan secara gratis.
Tabiun Huda, Kadinkes Banjarmasin, memastikan bahwa Mahendra akan mendapatkan perawatan di rumah sakit tersebut.
M. Syaukani, Direktur RSUD Sultan Suriansyah, mengatakan dari hasil pemeriksaan sementara Mahendra mengalami anemia dan gizi buruk.
Sementara itu, menurut Kadinsos Banjarmasin, Nuryadi, ia nantinya akan memasukkan data keluarga Mahendra sebagai penerima jaminan sosial. Nuryadi juga sudah berkoordinasi dengan Disdukcapil agar administrasi kependudukan keluarga Mahendra pindah ke Banjarmasin.
“Ternyata kendala utama adalah identitas orang tua. Sang ibu tidak memiliki KTP yang jelas karena sebelumnya sempat tinggal bersama suami, namun kini sudah bercerai, sementara anak yang dibawa ada enam orang,” ujarnya.
Pemko juga terus berkomitmen, kesehatan merupakan hak dasar setiap warga. Adanya langkah ini juga bentuk kepedulian Pemko Banjarmasin terhadap warga, terlebih pada anak yang memerlukan perhatian khusus.
Reporter: Zein Pahlevi





