Kuliner dan Kampung Pelangi “Mati Suri’

Banjarbaru, DUTA TV — Suasana sepi kuliner kampung pelangi. Dari 10 rombong dengan anggaran puluhan juta, pada bulan Oktober 2021 lalu, kini hanya tersisa dua buah rombong yang masih beroperasi, dan sepi dari kunjungan masyarakat.
Penurunan kunjungan itu, sudah berlangsung sejak setahun terakhir, dan pada bulan Januari 2023 lalu, hanya dua pedagang yang bertahan. Sedangkan pedagang kuliner Khas Banjar, tutup dengan alasan sepi dan kehabisan modal.
Tidak saja sepi pengunjung dan tutupnya dagangan kuliner, kondisi jembatan penghubung plat baja juga mengkhawatirkan karena lepas dari rangka baja, dan sebagian besar meja serta kursi sudah lapuk.
Menurut salah satu pedagang Atul, sepinya pengunjung berdampak besar terhadap pedagang, karena tidak laku, akhirnya pedagang kehabisan modal, dan baru beberapa minggu ke depan akan ditambahkan sarana pendukung menggunakan dana RT mandiri.
Sementara itu kekecewaan terlukis di wajah Ahmad dan keluarga, asal Tanah Grogot Kaltim, yang bermaksud menikmati suasana Kampung Pelangi, karena tidak seindah yang terpajang di dunia maya, dan menyarankan pemerintah dan warga harus kreatif dalam menarik wisatawan.
Meski mencoba berjalan di sekitar Kampung Pelangi, pengunjung asal Kaltim ini, hanya disajikan dengan keruhnya warna air sungai kemuning, dan cat rumah warga yang sudah memudar.
Reporter : Tarida Sitompul





