Komisi III Harapkan Kemacetan Panjang di Handil Bakti Tak Terulang

BATOLA DUTA TVKomisi III DPRD provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan monitoring ke jembatan Alalak 1 pasca dibuka beberapa waktu lalu. Monitoring itu dilakukan untuk memastikan jembatan Alalak 1 benar-benar menjadi solusi atas kemacetan yang kerap terjadi di wilayah ini.

Kendati hanya dibuka untuk satu arah sebagai penghubung jalan dari Banjarmasin ke Barito Kuala, namun komisi III berharap dibukanya jembatan ini mampu memperlancar arus lalu lintas baik itu dari wilayah Barito Kuala menuju banjarmasin maupun sebaliknya.

Jembatan Alalak Lama

Warga pun diharapkan mematuhi aturan yang telah diberlakukan menyusul jembatan ini hanya dibuka pada pagi hari pukul 07.00 sampai dengan pukul 09.00, dan sore hari di jam 16.00 sampai jam 18.00, serta tidak boleh dilalui mobil angkutan.

Lihat Juga :  Jembatan Tabanio II Pelaihari Kembali Berfungsi

“Walaupun terbatas dengan jam-jam tertentu jembatan Alalak lama ini bisa kita maksimalkan,” tutur Rosehan NB wakil ketua Komisi III DPRD Kalsel.

Sementara, pasca memonitoring jembatan Alalak 1, komisi III juga melakukan monitoring jalan Margasari penghubung antara Barito Kuala dan kabupaten Tapin, yang juga mengalami kerusakan pasca dilanda banjir.

Komisi III berharap adanya upaya perbaikan yang maksimal dari pemerintah provinsi maupun balai jalan agar angkutan terutama untuk sembako tidak terhambat.

Lihat Juga :  Jalani Vaksin Kedua, Anggota DPRD Kalsel Himbau Tetap Waspada

Tim Liputan


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *