Ketua TP PKK Kalsel Memotivasi Jajaran dan GOW Bangkit Dari Pandemi

Banjarmasin, DUTA TVKetua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Raudhatul Jannah, memotivasi anggotanya serta para ibu-ibu yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kalsel, untuk bangkit dari pandemi Covid-19.

Motivasi ini ia berikan melalui peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad yang digelar TP PKK Kalsel, Jumat pagi (04/02/2022).

Ia menuturkan, dengan menauladani sifat dan semangat nabi, diharapkan peran dan kontribusi perempuan, mampu menumbuhkan kembali semangat untuk bangkit dari keterpurukan, terlebih pada moment pemulihan ekonomi saat ini.

Peringatan Isra Miraj ini yang dihadiri perwakilan seluruh organisasi perempuan di Kalsel seperti Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) DPRD Kalsel dan Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Kalsel ini, merupakan agenda rutin TP PKK Kalsel setiap tahun, dan diharapkan mampu meningkatkan kebaikan serta keimanan, serta menjadikan sifat nabi sebagai tauladan dalam menjalankan kegiatan sehari hari.

“Peringatan hari besar ini memang merupakan kegiatan PKK Kalsel yang dilaksanakan setiap tahun, dan dalam situasi pandemi temanya seperti itu, agar kita sama-sama bangkit kita harap ini penguatan juga sehingga meningkat kebaikan, kemanfaatan, dan keimanan kita, dan juga untuk memperkuat tali silaturahmi kita. Berharap dengan moment hari besar wabil khusus Isra Miraj kita saling menguatkan dan memperkuat ukhuwah islamiyah,” ucap Raudhatul Jannah.

“Kami sangat berterimakasih karena sudah dilaksnakan dengan sebaik-baiknya, dan pelaksnaan ini kita harap mengambil makna ibu-ibum contoh bagi keluarga dan anak-anak dalam keluarga masing-masing, bisa menjadikan nabi tauladan anak-anak dan untuk ibu-ibu sebagai seorang wanita dan istri,” kata Hj. Bardathun Hormansyah, Kabid Organisasi Gatriwara DPRD Kalsel

Kegiatan yang mengangkat tema spirit Isra Mi’raj sebagai motivasi untuk bangkit dari pandemi Covid-19, diisi tausiyah yang disampaikan Ustadz Supian Al-Banjari. Dalam tausiyahnya, disampaikan kewajiban sholat lima waktu, yang harus selalu dipahamkan dan diingatkan kepada anak, cucu dan seluruh anggota keluarga di rumah oleh para ibu, karena pada dasarnya, mereka merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya.

Reporter : Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *