KesbangPol Tanbu Sosialisasikan Penanganan Konflik Sosial

DUTA TV BATULICIN– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanah Bumbu , menggelar sosialisasi penanganan konflik social yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Simpag Empat,Selasa  03/03/2020.

Dalam sambuntannya Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik Tanah Bumbu Drs Darmiadi mengatakan, sosialisasi penanganan konflik ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini segala macam konflik yang akan terjadi di daerah baik itu konflik social, budaya dan keagaamaaan.

Selain itu melalui kegiatan ini kami terus bekerjasama dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan, desa dan pemerintah daerah dalam hal pencegahan dan penanganan konflik yang akan terjadi di wilayah masig masing.

Oleh karena itu melalui sosialisasi ini saya berharap di kabupaten Tanah Bumbu tidak akan terjadi konflik yang akan memecah belah kerukunan umat beragama maupun persatuan bangsa.

Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor dalam Sambutanya yang di sampaikan Staf Ahli Bupati bidang pemerintahan hukum dan politik M. Thaha  pada saat membuka acara sosialisasi mengatakan, atas nama pemerintah daerah, kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi, dilaksanakannya kegiatan sosialisasi penanganan konflik sosial di daerah.

Karena kegiatan ini, sangat penting dan strategis sebagai upaya kita bersama, mengantisipasi terjadinya konflik sosial, dalam rangka membangun harmonisasi di tengah masyarakat.

Saat ini dalam pencegahan terjadinya konflik sosial, bukan lagi hanya sekedar pendekatan keamanan dan pembangunan fisik, tetapi juga pendekatan budaya serta nilai-nilai luhur yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia, yakni kegotong-royongan, kepedulian, menghormati perbedaan, menghargai dan toleransi.

Oleh sebab itu, melalui momentum pelaksanaan kegiatan sosialisasi penanganan konflik sosial di daerah ini,saya mengajak kita semua, mari terus kita jaga nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan leluhur bangsa, sekaligus merespon isu-isu aktual, baik yang bersumber dari dalam maupun luar negeri,seperti radikalisme, terorisme, gerakan intoleran, politik adu-domba, sehingga kewaspadaan masyarakat terhadap potensi konflik sosial, yang bisa mengganggu dan mengancam dis-integrasi bangsa, dapat ditingkatkan.

Lanjut Bupati tugas kita saat ini, membangun penguatan kembali, bahwa keberagaman yang dimiliki bangsa kita, tidak boleh dibiarkan tumbuh dan berkembang sendiri, tanpa diakhiri ke-eka-an, seperti semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Jadi keberagaman, ke-bhinneka-an, harus diakhiri dengan ke-eka-an, dan di-ikat dengan Pancasila.

Acara Ini dihadiri Oleh Staf Ahli Bupati,Kepala Kantor KesbangPol,Kepolisian,BPN,Camat Sekabupaten Tanah Bumbu, Lurah dan Kepala Desa.

Humas Tanah Bumbu

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *