Kawasan Industri Batamindo Buka Peluang Investasi untuk Pengusaha Kalsel

Batam, DUTA TV — Kawasan Industri Batamindo yang berlokasi di Kota Batam, Kepulauan Riau, membuka peluang investasi untuk para pengusaha yang ada di Kalimantan Selatan.
Pasalnya, saat ini Batamindo memiliki gedung baru dengan tambahan luasan lahan sekitar 320 hektare. Sebelumnya, sebanyak 74 perusahaan sudah beroperasi di gedung-gedung yang berada di atas lahan seluas 360 hektare di kawasan industri Batamindo.
Kawasan Industri Batamindo adalah hasil kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Singapura di bawah naungan PT Salim Group.
Saat kunjungan industri Bank Indonesia bersama para jurnalis Kalimantan Selatan, Executive Customer Service Division Batamindo, Hilda Herasmus, menjelaskan bahwa gedung-gedung baru yang mereka sediakan terdiri dari lima tipe, mulai luas 1.000 hingga 10.000 meter persegi.
“Batamindo memiliki luas sekitar 360 hektare, dan baru-baru ini kami menambah sekitar 40 hektare. Saat ini, lahan yang sudah kami sediakan untuk pembangunan gedung mencapai 320 hektare,” ujar Hilda Herasmus.
Ia menambahkan, seluruh lahan tersebut kini sudah siap digunakan oleh calon investor.
“Sekarang kita ready semua, kalau ada prospek yang membutuhkan gedung, kami sudah menyiapkan beberapa tawaran sesuai kebutuhan mereka. Ada lima tipe gedung yang kami sediakan, misalnya tipe A dengan luas 10 ribu meter persegi,” tambahnya.
Berdasarkan informasi, kepemilikan gedung di Batamindo didominasi perusahaan asal Hongkong yang memproduksi coffee maker dengan jumlah sebanyak 27 gedung. Selain itu, ada perusahaan dari Taiwan, Amerika, Malaysia, Australia, India, dan Jepang yang sebagian besar memproduksi perangkat elektronik seperti smartphone.
Batamindo juga menjamin ketersediaan sistem kelistrikan karena memiliki power plant yang sekarang terus dikembangkan dengan solar panel 11,6 megawatt. Sistem kelistrikan ini merupakan pilot project oleh Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan United Nation.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





