Kapal Meledak di Dermaga Samarinda, 3 Pekerja Hilang

Samarinda, DUTA TV — 3 pekerja hilang akibat kapal terbakar dan meledak di dermaga khusus PT Barokah Perkasa Group, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Hingga kini keluarga masih mencari informasi terkait korban yang hilang.

Suparmin belum memperoleh informasi mengenai keberadaan adiknya, Supardi. Diketahui Supardi merupakan tukang las di PT Barokah Galangan Perkasa, anak perusahaan PT Barokah Perkasa Group.

“Sampai saat ini saya belum diberitahu perusahaan mengenai keberadaan adik saya, padahal tadi pagi ia berangkat bekerja bahkan ada kerabat saya yang bekerja di sini mengatakan bahwa sebelum menghilang ia terlihat sedang mengelas di ponton yang meledak,” kata Suparmin, Kamis (11/2/2021).

Lihat Juga :  Supir Angkutan Mulai Manfaatkan Penyebrangan di Pelabuhan Martapura Baru

Ia memohon kepada manajemen tempat adiknya bekerja untuk berterus terang kepada keluarga korban. Suparmin was-was akan kondisi adiknya.

Sementara itu, Rizal juga belum mendapatkan informasi mengenai kondisi ayahnya, Gunawi. Rizal mengaku tak diperbolehkan mendekati tempat kejadian perkara (TKP).

Rizal mengatakan ayahnya bekerja sebagai tukang las. Biasanya ayahnya bekerja mulai dari pukul 08.00 hingga 17.00 Wita. Namun, hingga malam ayahnya tak kunjung pulang.

Lihat Juga :  Sopir Angkutan Harapkan Kapal LCT Bisa Beroperasi Maksimal 24 Jam

“Biasanya bapak pulang sore, sekitar jam 5. Tapi sampai sekarang tidak ada pulang. Karena tahu ada kejadian ini (kapal meledak), jadi saya ke sini bersama keluarga yang lain, mau memastikan keadaan bapak,” kata Rizal.

Diberitakan sebelumnya, kapal tersebut terbakar kemarin (11/2) sekitar pukul 14.30 Wita. Pihak Polsek Samarinda Kota masih melakukan pencarian terhadap 3 orang pekerja yang hilang.

Lihat Juga :  3 Korban Ledakan di Dermaga Kaltim Tewas

“Tidak orang masih dalam pencaharian, apakah mereka hilang akibat ledakan atau sudah pulang sebelum terjadi kebakaran, kita masih menunggu informasi lebih lanjut,” kata Kapolsek Samarinda Kota AKP Aldy Ardya Satya.

Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan tim Inafis Polresta Samarinda dan proses hukumnya ditangani penyidik Reskrim Polairut Polresta Samarinda.(dtk)

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *