Kalimantan Timur, Ibu Kota Baru RI

DUTA TV – Ibu Kota  Negara yang baru akhirnya diumumkan oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) siang ini. Ibu kota baru akan berada di 2 kabupaten yang ada di Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini sebagaimana yang telah banyak dibicarakan berbagai kalangan.
“Lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur,â€ungkap Jokowi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/08).
Tidak sekadar menjadikan Kalimantan Timur sebagai ibu kota Negara yang baru, namun pemilihan lokasi dikatakan Presiden, telah melalui berbagai pertimbangan dan kajian yang mendalam selama beberapa tahun terakhir.
Kajian yang dilakukan meliputi daya dukung lingkungan, ekonomi, kebencanaan, demografi, sosial-politik, dan pertahanan – keamanan secara terinci.
“Pemerintah telah melakukan kajian mendalam dan intensifkan studinya selama tiga tahun terakhir,” ujar Presiden.
Pengumuman lokasi baru ibu kota Negara RI yang baru dilakukan Jokowi dengan didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumulo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, serta Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.
Pada awal bulan Agustus lalu, Jokowi juga telah memastikan bahwa ibu kota akan dipindahkan ke pulau Kalimantan melalui Rapat Terbatas tentang Pemindahan Ibu Kota di Kantor Presiden.
Sebelumnya terdapat beberapa alternatif provinsi di Kalimantan sebagai calon ibu kota yang baru. Yakni Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan. Jokowi sendiri sudah meninjau lokasi calon ibu kota baru beberapa waktu lalu.
Untu itu perlu disiapkan skema pembiayaan pemindahan ibu kota, baik yang bersumber dari APBN atau di luar APBN. Ia juga memerintahkan agar ada desain kelembagaan yang diberikan otoritas dalam rencana pemindahan ibu kota negara ini.
Tim Liputan





