Kadar Garam Tinggi, PDAM Stop Sementara Produksi Air di Intake Sungai Bilu

DUTA TV BANJARMASIN – Perusahaan daerah air minum PDAM Bandarmasih terpaksa menghentikan produksi air bersih di Intake Sungai Bilu karena terjadinya intrusi air laut, sehingga kadar garam di air baku mengalami kenaikan diatas ambang batas.

Terpantau Senin (23/09/2019) pagi, kadar garam pada air baku naik hingga 2.658 ppm yang melebihi batas normal 250 ppm.

Dengan kondisi tersebut, distribusi air bersih ke rumah-rumah pelanggan untuk sebagian wilayah di Banjarmaisn Tengah, Barat dan Utara dipastikan akan menurun dalam beberapa hari terakhir.

Manager produksi satu PDAM Bandarmasih, Ali Fathir Wibawane mengatakan, jika saat ini PDAM hanya bisa memproduksi air bersih melalui Intake Sungai Tabuk, yang dibagikan ke pelanggan, padahal Intake Sungai Tabuk sendiri hanya melayani dua wilayah yakni Banjarmasin Timur dan Selatan, namun kini terpaksa dibagi ke lima kecamatan di kota Banjarmasin.

“Air baku yang masuk kesini menggunakan air baku boster pramuka yang berasa dari pematang dan irigasi sungai tabuk, sehingga beberapa wilayah akan terdampak untuk supplynya karena air bakunya kurang,” terangnya.

Terjadinya intrusi air laut sendiri diakui akibat dampak kemarau panjang yang melanda saat ini. pihak PDAM juga menghimbau agar masyarakat pelanggan bisa menampung air dan memanfaatkannya sebaik mungkin, sehingga tidak mengalami krisis air bersih di rumahnya.

 

Reporter : Mawardi

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *