Jamaah Masjid Al Ummah Pilah Sampah untuk Sedekah

Banjarmasin, Duta TV — Jamaah Masjid Al Ummah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin antusias memilah sampah dan menjadikannya sedekah.

Prinsip menjadikan sampah semula masalah menjadi berkah benar-benar bisa dipraktikkan oleh jamaah masjid yang dimotori para pengurus Masjid Al Ummah.

Menurut koordinator sedekah sampah Masjid Al Ummah H. Muhdiansyah, sampah terpilah ini dikumpulkan sejak tanggal 1 Rajab tahun 1447 Hijriah atau sejak tanggal 21 Desember 2026.

Jadwal penyetoran dilakukan setiap hari Minggu setelah pengajian yang dilaksanakan di masjid ini.

Menurut Muhdiansyah, pilihan jamaah untuk berkontribusi mengurangi sampah dan kemudian mensedekahkannya ke pengelola masjid. “

Pilihan sedekah karena jamaah tidak mengharapkan pendapatan apa pun dari sampah, tetapi semua untuk kas pengelolaan masjid,” tuturnya

Berbagai jenis sampah hasil pilahan jamaah terdiri dari kardus, kertas HVS, kertas duplex, kertas buram, buku, majalah, botol mineral, gelas mineral sebagai kemasan plastik untuk sabun dan sampo, kaleng-kaleng, dan berbagai jenis logam.

Program pilah sampah dari sumbernya, terutama dari rumah tangga, adalah bagian penting dalam upaya mengurangi timbulan sampah di Kota Banjarmasin.

Itu sejalan dengan program pemerintah untuk menyelesaikan sampah dari sumbernya, di mana sumber sampah terbesar itu berasal dari rumah tangga.

Berdasarkan data dari Kementerian Konghido, kontribusi sampah rumah tangga berkisar antara 50 sampai 60 persen.

Sehingga kalau setiap rumah tangga sudah memilah sampahnya dan kemudian menjadikannya sebagai tabungan bank sampah atau sedekah sampah, maka akan signifikan untuk mengurangi timbulan sampah.

Aktivitas sedekah sampah di Masjid Al Ummah ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Selatan, Fathurrahman, ketika menyaksikan pengangkutan sampah yang dilakukan oleh Bank Sampah Induk Baiman Banjarmasin.

“Ini praktik sesungguhnya pengurangan sampah dari sumbernya. Saya yakin ini bernilai pahala karena menyelamatkan bumi dari tumpukan sampah,” ujarnya.

Pada momen pengangkutan sampah sedekah di Masjid Al Ummah ini juga hadir Sekretaris Pimpinan Ranting Muhammadiyah Al Ummah H. Muhammad Rafi’ei Makmun dan beberapa pengurus masjid serta Aisyiah setempat.

Sampah yang terkumpul pada tahap pertama ini mencapai setengah ton dengan nilai sedekah sejumlah Rp600.000.

Menurut Muhdiansyah, kegiatannya akan terus dilakukan setiap hari Minggu setelah pengajian subuh dan terlihat jumlah jamaah yang memilah sampah semakin banyak.

Terkait gerakan pilah sampah di kalangan jamaah masjid ini, terang Fathurrahman, tentu saja tidak hanya dilihat jumlahnya, tetapi nilai kepedulian itulah yang sesungguhnya merupakan bagian dari komitmen jamaah Muhammadiyah untuk menyelamatkan semesta.

Diungkapkannya, beberapa masjid sudah mulai mengembangkan semangat untuk memilah sampah bagi jamaahnya, di antaranya ada di Masjid Al-Jihad Banjarmasin, Masjid Mukhlisin Jalan Manggis, Masjid Istiqomah Kelayan B, Masjid Al Muhajirin HKSN, serta kini ada di Masjid Al Ummah Banjarmasin.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *