Jajuli Pertahankan Perak Peparnas

Solo, DUTA TV — Torehan perak kembali disabet Ahmad Jajuli, pelempar cakram NPCI Kalsel, saat berlaga di Peparnas ke 17 Solo, Senin pagi (07/10).

Iya menempati urutan kedua torehan limit lemparan terjauh, di bawah atlet Sumatera Utara, di Lapangan Stadion Sri Wedari Solo.

Jajuli mencatatkan limit sejauh 29,75 meter selisih sekitar dua meter dari peraih emas.

Hasil ini membuatnya mempertahankan capaian pada Peparnas Papua lalu, yakni medali perak.

“Persaingan ketat, tapi main rilex saja, limitnya tadi 29,75 meter, selisih sama medali emas sekitar dua meteran, sebelumnya maunya emas sih, tapi ini alhamdulillah, ” Kata Ahmad Jajuli.

Sementara itu, langkah keberhasilan Jajuli ini tidak diikuti atlet tolak peluru, Muhammad Tamrin.

Menjadi debut pertamanya turun di nomor tolak peluru klasifikasi F63, lelaki 27 tahun ini mengaku deg-deg an.

Terlebih, ia baru pertama kali mengenyam persaingan sengit event Peparnas ini.

“Deg deg an, baru pertama kali ikut Peparnas ini, ini baru pertama juga main di tolak peluru, mencari peruntungan F63l, ” Kata Muhammad Tamrin.

Pada sesi pagi, hari pertama nomor tolak lempar cabang atletik, Kalsel menurunkan delapan atlet di delapan nomor.

Sementara pada gelaran Peparnas, pelaksanaan pertandingan dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi dan sore hari.

Reporter : Nina Megasari

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *