Indonesia Impor 1.000 Ton Beras AS, Zulhas : Beras Khusus, Bukan buat Makanan Kita

Jakarta, DUTA TV – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) buka suara soal impor 1.000 ton beras dari Amerika Serikat (AS). Impor ini merupakan bagian dari perjanjian dagang antara Indonesia dan AS.

“1.000 ton itu perjanjian (dengan AS) itu mengenai beras khusus, seperti beras itu ada beras jepang, ada basmati disebut beras khusus, kalau beras khusus ada beras yang buat orang kena gula gitu. Kita yang jelas bukan beras (yang impor AS) itu bukan yang buat makanan kita,” ujar Zulhas saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2026).

Zulhas mencontohkan Indonesia juga mengimpor beras khusus dari Jepang.

Beras ini khusus untuk, misalnya restoran Jepang, dan harganya bisa mencapai 100 ribu/kilogram

Impor beras ini tetap berjalan, namun hanya untuk kebutuhan khusus misalnya di restoran Jepang.

“Kalau beras khusus memang ada perjanjian kita dengan Jepang kan ada beras Jepang yang buat restoran Jepang. Kan dia berasnya khusus mendatangkan dari sana,” tambah Zulhas.

Zulhas menambahkan, dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto juga dibahas soal menjaga stabilitas pangan menjelang Ramadan dan Lebaran.

Zulhas mengaku mendapat perintah langsung dari Prabowo terjun ke lapangan memastikan stok pangan tersedia dan memastikan harga stabil

“Saya diperintah keliling memastikan pangan, MBG, Kopdes. Kemudian pengolahan sampah berlangsung dengan baik. Tentu sembako, puasa dan Lebaran ini harus tersedia terjangkau dan harga tidak boleh naik,” terang Zulhas.(dtk)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *