Ibnu dan Anang Paparkan Budaya Sungai serta Kerajaan Nan Serunai

DUTA TV JAKARTA – Hari ini, Kamis (09/01) menjadi jadwal presentasi 11 Walikota/Bupati nominator Anugerah Kebudayaan PWI Pusat di Gedung Dewan Pers, Jakarta oleh.
Dua Kepala Daerah di Kalimantan Selatan yaitu Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina dan Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani, kamis (9/1), dijadwalkan akan memaparkan
Walikota Ibnu Sina sesuai dengan nomer urut yang diperoleh pada pengundian kemarin, yakni mendapatkan nomor urut 3, akan melakukan presentasi dihadapan dewan juri pada pukul 10.20-11.00 WIB atau 11.00 – 12.00 WITA. Walikota Ibnu Sina sendiri saat didaulat tampil dalam agenda hari pertama sempat menyebut tentang budaya sungai dan penataannya di Banjarmasin.
Sedangkan Bupati Tabalong dengan nomer urut 7 akan melakukan presentasi pada pukul 13.40 -14.20 WIB. Sebelumnya, Bupati Tabalong juga menyebut tentang peradaban kerajaan Nan Sarunai.
Pemaparan dari nominator Kepala Daerah Penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat ini akan dinilai oleh 5 orang dewan juri yang terdiri dari Ninok Leksono (Kompas/Rektor Universitas Multimedia Nusantara), Agus Dermawan T (pengamat/penulis seni, budaya, pariwisata), Atal S Depari (wartawan/Ketua Umum PWI Pusat) dan Yusuf Susilo Hartono (Pengurus PWI Pusat/Pemred Majalah Galeri). Satu orang berbasis akademisi (penari, bintang film, Dosen Institut Kesenian Jakarta, Direktur IDF), Nungki Kusumastuti yang disepakati sebagai Ketua Dewan Juri.
3 kategori acuan Dewan Juri :
- Daerah/kota yang ada di dalam wilayah/dekat Ibukota Negara RI
- Daerah/ kota yang berada/dekat ibukota provinsi
- Daerah/kota yang jauh dari ibukota provinsi.
Dengan menitik beratkan pada aspek bentuk (penyajian proposal: aspek visual, bahasa, teknik), dan isi (pilihan judul/program, profil daerah dan walikota, pemanfaatan media massa/medsos, landasan peraturan daerah, kebijakan dan strategi, serta aspek pendukung).
Anugerah Kebudayaan PWI Pusat merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Februari 2020.
Tim Liputan





