Hulu Sungai Tengah Bentuk Pos Komando Darurat Karhutla

Barabai, DUTA TV — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan membentuk Pos Komando usai menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam rapat koordinasi (Rakor) di lingkungan pemerintah setempat.
Pemkab HST menetapkan status siaga darurat karhutla tersebut berlaku mulai pada 1 Agustus hingga 30 November 2023, sedangkan Pos Komando ditetapkan berlaku hingga 30 September mendatang.
“Penetapan status siaga darurat bencana karhutla ini akibat memasuki puncak musim panas dan kemarau panjang,” kata Bupati HST Aulia Oktafiandi dalam keterangan tertulis.
Aulia menuturkan penetapan status siaga tersebut berdasarkan informasi dan data prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BKMG) Kalsel yang menyebutkan provinsi setempat berpotensi terkena dampak karhutla akibat cuaca ekstrim panas.
Berdasarkan data BMKG Kalsel juga menjelaskan wilayah setempat berpotensi tidak turun hujan berkisar rata-rata hingga 20 hari, hal itu dapat mengakibatkan musim kering panjang mulai terjadi.
Ia mengungkapkan hasil pemantauan melalui aplikasi Sipongi+ (Sistem informasi deteksi dini pengendalian karhutla) ditemukan adanya titik api di kabupaten setempat diantaranya Kecamatan Hantakan, Haruyan Batang Alai Timur dan Pandawan.
Aulia mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten HST selalu waspada dan tanggap terhadap bencana karhutla.(ant)



