Hilang Saat Ibadah Haji, Putri Hasbullah Berharap Sang Ayah Segera Ditemukan

Banjarbaru, DUTA TV — Siti Latifah, seorang jemaah haji asal Kota Banjarbaru, pulang ke Tanah Air bersama rombongan jemaah haji Kloter Tujuh Embarkasi Banjarmasin pada Kamis malam.
Latifah diketahui merupakan anak dari Hasbullah Ihsan. Seharusnya ia bersama sang ayah yang tergabung dalam Kloter Tujuh pulang ke Indonesia. Namun hingga kini Hasbullah masih dalam pencarian oleh pihak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi karena terpisah dari rombongan akibat demensia atau pikun.
Latifah menceritakan kronologi hilangnya sang ayah yang terjadi pada 16 Juni lalu. Ia bersama sang ayah menginap di hotel dengan kamar yang berbeda. Berdasarkan keterangan dari jemaah haji yang lain, Hasbullah sempat minta diantarkan ke lobi hotel. Namun setelah tiba di lobi, Hasbullah ditinggal oleh jemaah haji lainnya yang mengantar. Karena memiliki riwayat demensia, Hasbullah disinyalir lupa menuju kamar tidurnya dan keluar dari hotel.
Siti Latifah berharap sang ayah dapat segera ditemukan, sehingga bisa pulang ke Banjarbaru dan berkumpul bersama keluarga. Latifah juga sudah bertemu dengan bidang Perlindungan Jemaah Haji untuk terus mencari keberadaan Hasbullah, meskipun masa kepulangan jemaah haji berakhir.
“Ulun satu hotel tapi beda kamar, jadi tidak tahu kalau beliau itu bangun. Dugaan itu keluar dari kamar sendiri, terus ketemu jemaah haji yang bukan kloter kita. Minta diantar ke lobi, sudah mencari, upaya pencarian terus jalan. Ada rekaman CCTV (di hotel), tapi begitu keluar arah kiri (lobi hotel) CCTV tak bisa mengikuti. Jadi selanjutnya ke mana tidak kelihatan. Minta doanya semoga cepat ketemu.”kata Siti Latifah – Anak dari Hasbullah Ihsan.
Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Banjarbaru, Mukhlis Ridhani menyampaikan, saat ini PPIH di Arab Saudi masih berupaya melakukan pencarian terhadap keberadaan Hasbullah. Bahkan laporan hilangnya Hasbullah juga sudah diterima Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi.
“PPIH dan KJRI sama-sama melakukan pencarian. Kalau selesai operasional PPIH, maka pencarian diteruskan oleh Konsulat Jenderal RI dan tetap dipulangkan ke Indonesia. Pencarian sepenuhnya dilakukan oleh KJRI, informasi lainnya juga akan dipegang oleh KJRI di sana.”ucap Mukhlis Ridhani – Kepala Kemenag Kota Banjarbaru.
Seperti diberitakan sebelumnya, Hasbullah Ihsan bin Insani, jemaah haji berusia 72 tahun, warga Jalan Sidodadi RT 6 RW 5 Kelurahan Loktabat Selatan, Kota Banjarbaru, dilaporkan hilang di Arab Saudi sejak 15 Juni 2025 dini hari pukul 03.00 waktu Arab Saudi, setelah terpisah dari rombongan lantaran mempunyai riwayat demensia atau pikun.
Selain Hasbullah Ihsan, jemaah haji asal Indonesia yang dilaporkan hilang di Arab Saudi pada musim haji tahun ini sebanyak tiga orang jemaah. Pihak PPIH juga sudah berkoordinasi dengan Konsul Haji maupun KJRI di Jeddah untuk melakukan pencarian jemaah haji yang hilang.
Reporter : Suhardadi





