Harga Cabai Tambah “Pedas” di Awal Tahun

BANJARMASIN, DUTA TVMemasuki awal tahun 2021, harga cabai di kota Banjarmasin melonjak signifikan.

Di pasar tradisional Sentra Antasari jenis cabai tiung taji dan pioner sekarang dibanderol pedagang seharga Rp70.000 perkilo dari harga normal Rp 30.000 atau naik 2 kali lipat lebih, yang lonjakan harga berfluktuasi mulai November 2020 lalu.

Kembali mahalnya harga cabai lantaran faktor cuaca dan hasil panen petani di luar Kalimantan, dan kondisi ini menjadi rutinitas dipenghujung hingga awal tahun.

Meski melambung, hal itu tak berpengaruh pada pembelian warga kecuali pada tingkat konsumsi masyarakat, yang sebelumnya biasa membeli satu kilogram berkurang jadi satu ons.

“Harga mahal sejak November. Karena faktor cuaca dan gagal panen, biasa dipenghujung dan awal tahun. Penjualan tidak terpengaruh, cuma pembelian warga yang dikurangi,” ungkap salah satu penjual cabai di pasar Sentra Antasari, Aulia.

Konsumen pun berharap, harga cabai kembali normal, sehingga kondisi keperluan rumah tangga dapat terpenuhi, mengingat harga keperluan pokok lainnya juga melambung tinggi di tengah pandemi COVID-19.

“Mudahan turun aja, karena cabai tetap diperlukan bagaimanapun. Cukup berat terlebih pandemi covid19,” ujar salah satu pembeli.

Reporter : Fadli Rizki

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *