Gunung Semeru Meletus, 300 Orang Dievakuasi, 60 Pendaki Diamankan

Lumajang, DUTA TV – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan sampai Rabu malam, ada 300 orang di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dievakuasi ke pengungsian menghindari potensi bahaya dari material vulkanik letusan Gunung Semeru.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dikonfirmasi di Jakarta, Rabu malam, mengatakan bahwa
ratusan warga tersebut merupakan warga dari Desa Supit Urang, Desa Oro-Oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo, dan Desa Penanggal di Kecamatan Candipuro.
Untuk sementara mereka dibawa ke pengungsian yang disiapkan oleh tim petugas gabungan.
“Data sementara sebanyak 300 warga mengungsi. Namun, pendataan masih dilakukan tim di lapangan,” kata dia.
Sedangkan Basarnas memastikan sejumlah pendaki yang terjebak di jalur pendakian, saat Gunung Semeru dalam kondisi aman.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso dikonfirmasi di Jakarta, Rabu malam, mengatakan sejumlah pendaki sedang berkemah di kawasan Ranu Kumbolo, Gunung Semeru.
“Untuk di Ranu Kumbolo kondisi aman cuma memang ada himbauan untuk turun,” kata dia.
Basarnas mengkonfirmasi setidaknya ada 60 orang pendaki dan didampingi sebanyak 15 orang pemandu yang tertahan di Ranu Kumolo karena sampai dengan sore kemarin cuaca berkabut disertai hujan ringan sehingga arah utara atau jalur turun tertutup kabut.
Meski begitu, Edy memastikan personel Basarnas sudah disiagakan untuk mendampingi evakuasi para pendaki turun.
Sebagaimana informasi yang dihimpun dari Pusat Pengendalian Operasi BNPB, Pemerintah Kabupaten Lumajang sedang menyusun penetapan Status Tanggap Darurat yang akan berlangsung selama tujuh hari terhitung mulai 19 – 26 November 2025.
“Hal ini diharapkan pos komando segera diaktifkan dan penanganan darurat bencana dapat berjalan secara efektif,” kata Abdul Muhari.
Badan Geologi Kementerian ESDM sebelumnya melaporkan Gunung Semeru meletus pada pukul 16.00 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak.(ant)





