Gubernur Minta LPI Madinatu Taqwa Terus Eksis Cetak Generasi Qurani

Banjarmasin, Duta TV – Gubernur Kalimantan Selatan Haji Muhidin meminta Lembaga Pendidikan Islam Madinatu Taqwa untuk terus eksis mencetak generasi Qurani. Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, saat mewakili Gubernur Kalsel dalam Khataman Alquran ke-9 TPQ Madinatu Taqwa, Kamis pagi (29/05).
Gubernur berharap ke depan, para santri dan santriwati dari TPQ Madinatu Taqwa juga bisa turut serta mengharumkan nama Banua melalui kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ. Apalagi, para santri dan santriwati yang mengikuti khataman akan melanjutkan ke tingkat hafalan melalui Rumah Tahfiz Quran atau RTQ Madinatu Taqwa.
Senada, Ketua Yayasan At-Taqwa Banjarmasin juga mengharapkan LPI Madinatu Taqwa terus meningkatkan materi pembelajaran Alquran agar tak sekadar hanya dibaca dan dipahami, melainkan juga bisa diamalkan dan dijadikan pedoman dalam kegiatan sehari-hari. Sedikitnya ada 22 santri dan santriwati yang mengikuti Khataman Alquran TPQ Madinatu Taqwa ke-9.
“Bapak Gubernur mengapresiasi kegiatan khataman santri dan santriwati pada LPI Madinatu Taqwa Banjarmasin. Semoga para alumni bisa mengamalsholehkan ilmu Alquran yang diberikan untuk masa depan yang lebih baik. Harapan Pak Gubernur, semoga Madinatu Taqwa terus eksis, ustaz dan ustazahnya lebih baik dalam membimbing anak-anak di Banua kita,” ujar Adi Santoso, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemprov Kalsel.
“Harapan kita tidak lain mereka bukan hanya pandai membaca dari Al-Fatihah saja, tapi bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan kita juga berharap dari lembaga pendidikan Alquran ini bisa mengikutkan santri berprestasi ikut MTQ,” tambah Ir. H. Sanusi, M.I.Kom., Ketua Yayasan At-Taqwa Banjarmasin.
“Mereka alhamdulillah sudah selesaikan menamatkan Alquran sebanyak 30 juz, kemudian mereka sudah diajari bagaimana tajwid yang baik dan benar. Alhamdulillah anak-anak di sini kalau sudah khatam mereka tidak berhenti belajar Alquran, tapi ikut tahfiz. Insyaallah ke depan juga ada pendidikan tartil Alquran atau tilawah Alquran. Harapannya mereka tetap belajar, tetap mengaji, tidak berhenti sampai kapan pun,” jelas Nurul Madinah, S.Ag., S.Pd., Ketua Lembaga Pendidikan Islam Madinatu Taqwa.
Selain memberikan sertifikat, pihak TPQ juga memberikan penghargaan kepada santri dan santriwati terbaik. Bahkan, salah satu santriwati tercatat sudah khatam 21 kali.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





