Gangguan Distribusi Air PDAM, Korban Banjir Kesulitan Bersih-Bersih

DUTA TV KOTABARU – Barang-barang yang basah dan kotor ini akibat terendam banjir sehingga menumpuk di teras rumah Sardani, warga jalan raya Stagen kilometer 12 desa Stagen kecamatan Pulau Laut Utara, kabupaten Kotabaru. Barang-barang ini mengeluarkan bau tak sedap karena belum dibersihkan.

Akhir pekan tadi banjir bandang sempat merendam rumahnya hingga separuh tinggi dinding. Daerah ini bukan langganan banjir sehingga banyak warga tidak melakukan antisipasi.

Setelah banjir surut, mereka kebingungan membersihkan rumah lantaran ledeng tidak mengalir akibat gangguan distribusi air PDAM masih berlangsung sampai hari ini.

Memang ada bantuan air bersih dari badan penanggulangan bencana daerah maupun pihak-pihak swasta, namun tidak cukup karena wadah untuk menampungnya terbatas.

“Dampaknya kalau terlambat air bersih penyakit akan dating seperti diare, gatal-gatal untuk anak. Sudah kita cari air jauh sekali naik ke atas sana, tapu itu juga keruh,” ujar Sardani salah satu warga.

Di tengah kesulitan air bersih, ada warga yang sampai memanfaatkan air hujan yang mengalir di got untuk mencuci.

Sementara itu, Banjir bandang menyebabkan aliran air di sumber-sumber air baku PDAM Kotabaru tersumbat dan beberapa pipa rusak, dampaknya gangguan distribusi air terjadi di seluruh wilayah di Pulau Laut Utara.

“Sebagian besar fasilitas penunjang PDAM intake-intake di beberapa wilayah di Pulau Laut Utara mengalami gangguan seperti di gunung sari pipa-pipa patah, rusak dan tim kita sudah melakukan upaya membenahi,” jelas Syarwani Humas PDAM Kotabaru.

Tim PDAM Kotabaru terus bekerja melakukan perbaikan untuk menormalkan distribusi air bersih. Setelah sempat mati total selama 2 hari paska banjir, saat ini gangguan distribusi baru pulih 50 persen.

 

Reporter : Nazat Fitriah

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *