Evakuasi Korban Perlu Proses Pembongkaran Badan Helikopter

Banjarbaru, DUTA TV – Pesawat helikopter Eastindo Air jenis BK117-D3 PK-RGH, yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Senin lalu, akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SRU darat Alpha Team.

Bangkai helikopter ditemukan tim SAR pada hari ketiga, Rabu kemarin, tepatnya pada pukul 14.45 WITA, yang berjarak sekitar 700 meter dari titik koordinat yang sebelumnya diberikan oleh KNKT.

Selanjutnya, pada pukul 15.53 WITA, tim SAR juga menemukan satu korban yang berjarak sekitar 100 meter dari bangkai helikopter. Kemudian korban telah dilakukan proses body packing dan siap dievakuasi ke posko lapangan.

Selain itu, juga masih terdapat korban lain di dalam badan helikopter. Namun jumlahnya belum dapat dipastikan karena kondisi helikopter dalam keadaan terbakar.

Menurut Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, untuk proses evakuasi diperlukan proses pembongkaran badan helikopter guna memastikan keseluruhan korban.

“Berdasarkan pengamatan awal, masih terdapat korban lain di dalam badan helikopter. Namun jumlah pastinya belum dapat dipastikan karena kondisi helikopter dalam keadaan terbakar, sehingga diperlukan proses pembongkaran badan pesawat untuk memastikan keseluruhan korban di dalamnya. Seluruh unsur SAR gabungan dari BASARNAS, TNI, Polri, BPBD, dan potensi SAR tetap bekerja keras di lapangan dengan dukungan penuh dari masyarakat setempat,” ujarnya.

Saat ini, seluruh unsur SRU darat diarahkan oleh On Scene Commander (OSC) untuk menuju lokasi penemuan, agar memperkuat proses evakuasi.

BASARNAS berkomitmen untuk melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi hingga seluruh korban berhasil dievakuasi dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan, mengingat kondisi TKP ditemukannya bangkai helikopter berada di tengah hutan.

Pihak BASARNAS juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa jatuhnya helikopter Eastindo.

Reporter: Suhardadi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *