DP3A Banjarmasin Tangani 216 Kasus Kekerasan Selama 2025

Banjarmasin, DUTA TV — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Banjarmasin sudah melakukan pendataan terkait total kasus yang mereka tangani selama 2025 kemarin. Kasus yang sudah ditangani selama tahun tersebut berjumlah 216 orang, yang terdiri dari kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Angka tersebut diakui pihak dinas sebagai angka tertinggi selama dua tahun terakhir. Pada tahun 2023, angka kekerasan berkisar 128 kasus, sedangkan pada tahun 2024 lalu sekitar 180 kasus yang ditangani.

Peningkatan tersebut bukan berarti hal yang buruk. Namun, warga sekarang dinilai lebih percaya dengan pemerintah dalam hal penanganan kasus kekerasan yang dialami oleh perempuan dan anak.

Beberapa kasus juga sudah ada yang dibawa ke ranah hukum. Sementara itu, para korban mendapatkan pendampingan dan diberikan bantuan, baik secara medis, psikologi, sosial, dan juga hukum dari Pemerintah Kota. Pendampingan tersebut sangat diperlukan untuk korban agar fisik dan mentalnya bisa kembali seperti semula.

“Pada 2025 yang kami tangani ada 216 orang di DP3A. Sebelumnya 180, dan sebelumnya lagi 128. Kemudian perempuan yang mendapat kekerasan 63 orang, kemudian laki-laki 52 orang, dan perempuan keseluruhannya 101 orang. Secara proporsi bisa dilihat, ini menunjukkan makin banyak permasalahan yang diselesaikan dan dibawa ke ranah hukum, serta menjaga peran pemerintah agar tetap hadir sampai masalah berhadapan dengan hukum,” tutur Kepala DP3A Banjarmasin, M. Ramadhan.

Ramadhan juga berharap peran seluruh warga Banjarmasin, jika mengetahui adanya kekerasan di lingkungan mereka, dapat segera melaporkannya kepada instansi terkait agar bisa segera ditangani.

Reporter: Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *