Dorong Digitalisasi Pembayaran Pajak Daerah, Pemprov Kalsel Raih Apresiasi BI

Banjarbaru, DUTA TV — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali mencatatkan prestasi melalui penerimaan dua penghargaan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia atau PTBI. Salah satu penghargaan diberikan atas keberhasilan memanfaatkan diagnostic tools penerimaan pajak daerah yang dinilai sebagai salah satu terbaik di tingkat provinsi.
Kepala Bapenda Kalsel Subhan Nor Yaumil menjelaskan bahwa penghargaan yang diterima pihaknya merupakan bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pendapatan melalui pemanfaatan teknologi. Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi membuat sebuah alat diagnostik untuk mengukur dan mengevaluasi penerimaan pajak daerah.
Subhan menegaskan bahwa Pemprov Kalsel sedang mempersiapkan transformasi besar dalam sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah. Hal itu mengacu arahan Bank Indonesia, di mana pemerintah daerah diharapkan melakukan percepatan digitalisasi layanan pembayaran.
“Jadi ada dua penghargaan, yang satu Bapenda, yang satu provinsi. Yang provinsi ini penghargaannya adalah berkaitan dengan diagnostic tools penerimaan pajak terbaik. Jadi Pemprov membuat suatu tool diagnostik berkaitan dengan pajak daerah,” ujar Subhan.
“Nah pada hari ini kita diberikan apresiasi dan mudah-mudahan ke depan berkaitan dengan apa yang disampaikan oleh BI tadi dalam sambutannya bahwa ke depan Provinsi Kalsel berkaitan dengan semua pembayaran baik itu pajak daerah maupun retribusi daerah akan kita digitalisasi. Jadi tahun 2026 pelan-pelan untuk 2025 berkaitan dengan pembayaran pajak ini masih ada tunai lagi. Harapannya ke depan pembayaran pajak di Provinsi Kalsel semuanya non-tunai atau cashless,” sambungnya.
Sementara itu, dalam PTBI 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turut menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia. Ia menilai tema yang diangkat tahun ini sangat tepat dan relevan dengan arah pembangunan nasional.
“Saya sambut sangat baik tema yang dipilih tahun ini, tangguh dan mandiri sinergi mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dan berdaya tahan. Saya merasa ini sangat tepat dan sesuai dengan upaya besar yang sedang kita jalankan,” ucap Prabowo.
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia tahun ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi kebijakan moneter, namun juga menjadi forum kolaborasi untuk memperkuat digitalisasi ekonomi daerah. Penghargaan yang diterima Pemprov Kalsel menjadi bukti bahwa daerah memiliki peran strategis dalam mendukung integrasi sistem pembayaran nasional.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





