Dongkrak PAD, Pansus I Dorong Pemanfaatan Aset Sekolah

Banjarmasin, Duta TV — Upaya meningkatkan pendapatan daerah kini tak hanya bergantung pada pajak, tetapi juga optimalisasi aset yang sudah dimiliki pemerintah.
Saat kunjungan kerja ke Jawa Tengah, Ketua Pansus I DPRD Kalimantan Selatan Muhammad Yani Helmi menilai aset berupa tanah dan fasilitas sekolah, khususnya SMA dan SMK, memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan lebih produktif.
Menurutnya, banyak fasilitas di tingkat kabupaten dan kota belum digunakan secara maksimal. Padahal, ruang dan halaman sekolah bisa disewakan untuk berbagai kegiatan masyarakat, seperti acara pernikahan atau kegiatan komunitas.
Ia menyebut, jika dikelola dengan baik, potensi pendapatan dari penyewaan ini dinilai signifikan. Optimalisasi aset ini juga diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Ada beberapa hal yang menarik dari Jateng tadi bagaimana tadi meningkatkan pendapatan melalui aset-aset yang ada, nah itu kita sudah lakukan, nah terkait dengan aset tanah, aset gedung-gedung tidak terlalu, tapi tanah barangkali lebih potensial di Kalsel, tanah bangunan kan masih bagus-bagus, terkait juga sekolah-sekolah SMA SMK, nah ini banyak fasilitas di kabupaten kota yang tidak dimanfaatkan, di dapil saya sendiri saya lihat tidak maksimal untuk memaksimalkan aset di sekolah-sekolah ini bisa disewakan, apakah melalui kegiatan masyarakat seperti acara kawinan ini sangat potensial sekali, kalau di gedung kan puluhan juta, nah kalau sebulan dua kali saja luar biasa ini bisa meningkatkan PAD kita dan ini menarik sekali,” jelasnya.
Dalam studi komparasi ke Jawa Tengah, Pansus juga menyoroti kebijakan pajak daerah yang tetap berpihak pada masyarakat. Skema diskon seperti yang diterapkan di Jawa Tengah menjadi perhatian, namun diarahkan agar tidak memberatkan wajib pajak dengan penyesuaian tarif yang lebih proporsional.
Reporter: Tim Liputan





