Disbudporapar Kenakan Tarif Lapangan Basket di Siring Bekantan

Banjarmasin, DUTA TV — Lapangan basket di kawasan Siring Bekantan kini telah dipagari oleh Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin sejak beberapa waktu lalu. Selain itu, pihak dinas juga mulai mengenakan tarif bagi warga yang ingin menggunakan fasilitas olahraga tersebut.
Tarif sewa lapangan basket ini beragam. Pada hari Senin hingga Jumat pukul 06.00 hingga 17.00 Wita dikenakan tarif sebesar Rp50.000 per jam, dan pukul 17.00 hingga 22.00 Wita sebesar Rp65.000 per jam.
Sementara itu, untuk hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, tarif sewa dikenakan sebesar Rp65.000 per jam dari pagi hingga sore hari, dan Rp75.000 per jam pada sore hingga malam hari. Untuk sistem pembayarannya dilakukan melalui QRIS.
Menurut Kepala Disbudporapar Banjarmasin, Ibnu Sabil, penerapan sistem sewa tersebut sebenarnya telah diberlakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin sejak beberapa tahun lalu. Adanya pengumuman tarif ini merupakan bentuk transparansi kepada masyarakat bahwa uang sewa yang dibayarkan masuk sebagai retribusi daerah.
Meski demikian, pihaknya juga sedang mempertimbangkan pemberian fasilitas gratis bagi siswa atau pelajar yang ingin menggunakan lapangan tersebut.
“Sebetulnya itu bagian dari komunikasi transparansi kami, berdasarkan perda, bagian dari retribusi daerah, di situ ada penjaganya. Silakan kepada teman-teman dan masyarakat yang ingin bermain di sana bisa menggunakan QRIS, jangan menggunakan cash. Jadi bisa masuk dan menggunakan lapangan itu. Lapangan itu terjadwal. Perda 15 Tahun 2023, yang pasti kita tanyakan di sana itu ada penarikan retribusi. Saya minta untuk disampaikan transparansi dan tidak pungli di sana, pembayarannya ke mana dan petugasnya yang mana, supaya aman dan nyaman,” jelasnya.
Pemerintah Kota Banjarmasin juga terus berkomitmen menghadirkan fasilitas olahraga yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan bermanfaat bagi kegiatan sosial, pembinaan generasi muda, serta penguatan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Reporter: Zein Pahlevi





