Dinilai Sama Dengan Kebiri, Pria Masih Enggan Vasektomi

DUTA TV BANJARMASIN – Bertempat  di salah satu hotel di Banjarmasin, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar acara Forum Koordinasi Peningkatan Kemitraan dalam Penyerapan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi.

Agenda bertujuan mengajak sekaligus memberi pengetahuan tentang alat kontrasepsi khusus untuk pria, vasektomi. Diketahui, penggunaan alat kontrasepsi KB pria di Kalimantan Selatan masih sangat rendah.

Data menyebutkan, pengguna vasektomi sekitar 0,2 persen dan kondom 0,3 persen. Masih rendahnya angka tersebut dikarenakan masih adanya anggapan bahwa vasektomi sama dengan dikebiri. Padahal menurut Direktur Kesetaraan KB Jalur Wilayah dan Sasaran Khusus, Drs.Nerius Auparay, M.Si, itu adalah dua hal yang berbeda.

“Orang beranggapan bahwa vasektoni ini sama dengan dikebiri padahal salah. Dengan pria menggunakan KB, kualitas berhubungannya semakin meningkat, dan bagi pria yang tidak ingin punya anak lagi gunakanlah vasektomi,”terang Drs. Nerius Auparay.

Untuk itu peran BKKBN sangat signifikan dalam mensosialisasikan efektifitas vasektomi pada pasangan. Sebab kata Budi Iman Santoso, Guru Besar Universitas Kedokteran Indonesia, justru kaum prialah yang seharusnya menggunakan alat KB.

“Ini perlu suatu edukasi tentang vasektomi karena prinsipnya memang populasi pria lebih sedikit dengan wanita. Pada umumnya 30 persen dari pria itu mengetahui vasektomi tapi mereka takut untuk menggunakannya. Padahal yang paling efektif ber-kb itu adalah pria, dengan KB vasektomi. Kuncinya cuman satu, dari BKKBN perlunya ada sosialisasi dan edukasi tentang hal ini,”terangnya.

Acara Forum Koordinasi Peningkatan Kemitraan dalam Penyerapan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi oleh BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan.

Acara kali ini turut dihadiri perwakilan dari TNI dan 13 perwakilan mitra KB pria kabupaten/kota se Kalimantan Selatan. Kepala BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Ina Agustina menjelaskan, pengguna lama KB vasektomi terbukti tidak mengalami perubahan fisik.

“Kami terus melaksanakan sosialisasi dan memberikan pengetahuan tentang KB vasektomi ini. Dalam kesempatan ini kami juga meggandeng pihak TNI dan juga perwakilan pengguna KB pria yang sudah lama menggunakan KB vasektomi. Saat kami tanya, Alhamdulillah mereka menjawab bahwa tidak ada perubahan dalam fisiknya, tetap sama dan malam kualitas berhubungannya semakin meningkat,”terang Ina.

Tak hanya menggelar Forum Koordinasi Bersama Mitra KB, dalam agenda tersebut juga dilaksanakan seminar pengetahuan tentang alat kontrasepsi pria.

 

Reporter : Ahmad Revan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *