Demi Bertahan Hidup Kakek Tabrani Konsumsi Ubi Rebus

DUTA TV TANAH LAUT – Beginilah kondisi banjir di wilayah RT 1 Panjaratan, beberapa rumah warga terendam banjir, pada Senin siang (13/07/2020).

Banjir kali ini akibat air kiriman dari wilayah Bajuin dan kota Pelaihari, yang menyebabkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tabunio meluap, kondisi genangan airpun menyisakan persoalan bagi warga yang rumahnya terdampak, salah satunya kakek Taberani,

Baca Juga :  Paman Birin Berikan Sembako ke Korban Kebakaran di Cempaka

Tabrani seorang warga lanjut usia, tinggal sebatang kara di rumahnya yang terendam banjir, mengaku sedih dan tak bisa tidur nyenyak, bahkan akibat rumahnya kebanjiran, untuk sementara waktu dia tak bisa memasak untuk bertahan hidup, hanya makan ubi rebus.

“Banjir sudah mulai semalam hari Jum’at, tinggal sorangan aja, bini meninggal sudah 4 tahun, kada nyaman tinggal sorangan kadada bini, menangis hati,” ucap Kai Tabrani.

Kai Tabrani

Kai Tabrani

 

Baca Juga :  KSBSI Salurkan Bantuan 1.500 Sembako Dari Polda Kalsel

Bantuan Sembako Dari Relawan Mengalir

Selain terjadi di Panjaratan musibah banjir pada Senin siang juga merendam rumah warga di RT 6 desa Telaga kecamatan Pelaihari.

bantuan sembako

bantuan sembako

Sementara petugas dari Polsek Pelaihari tampak menyalurkan bantuan sembako, hasil penggalangan dana dari relawan RTTC tanah laut.

“Ada 9 rumah di RT 6 desa Telaga yang terdampak, tadi malam mulai subuh melihat situasi air ada kiriman dari Tanjung, naiknya air sekitar dua meter karena sungai meluap, tapi ini sudah turun,” kata Said Umar Assegaf, kades Telaga.

Baca Juga :  Petani Desa Teluk Masjid Keluhkan Sawah Kerap Banjir

Banjir kali ini mengakibatkan ruas jalan desa Panjaratan dan desa Telaga juga tergenang, sehingga para pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan yang kebanjiran.

Reporter : Suhardadi

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *