Chat Berisi Dugaan Pelecehan Libatkan Senator Kalsel Beredar di Medsos

Banjarmasin, DUTA TV – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama salah seorang anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Kalimantan Selatan menjadi sorotan publik.

Isu ini mencuat setelah ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu gelombang curhatan dari sejumlah warganet, khususnya perempuan.

Sejumlah pemilik akun di media sosial mengaku pernah mengalami perilaku tidak pantas yang mengarah pada dugaan tindak pelecehan seksual.

Dalam tangkapan layar ruang percakapan yang beredar, terduga disebut sebagai seorang senator muda asal Kalimantan Selatan.

Beberapa pengguna media sosial bahkan turut menandai teman mereka yang disebut sebagai korban agar berani menyuarakan pengalaman.

Fenomena ini membuat isu semakin melebar dan menjadi perbincangan hangat di jagat maya.

Unggahan terkait dugaan kasus pelecehan itu viral, dibagikan ulang ratusan kali, dan terus menuai perhatian publik.

Tidak sedikit warganet yang membanjiri kolom komentar.

Ada yang mengaku sudah lama mendengar kabar serupa, ada pula yang mengaku kaget dan merasa kecewa.

Sementara itu, kasus ini juga menyita perhatian Ikatan Nanang Galuh (Inaga) Kalimantan Selatan.

Melalui pernyataan sikap yang dikeluarkan pada 3 September 2025, Inaga menegaskan bahwa yang bersangkutan sudah tidak menjabat sebagai Ketua Inaga Kalsel karena masa jabatannya telah berakhir.

Ramainya pemberitaan beberapa hari terakhir turut menyeret laporan harta kekayaan yang bersangkutan.

Salah satu akun di Instagram mengunggah Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) senator muda tersebut dengan total kekayaan mencapai Rp1,08 miliar.

Hingga kini belum ada klarifikasi resmi dari pihak senator yang disebut maupun lembaga terkait mengenai kebenaran isu tersebut.

Bahkan, akun Instagram yang bersangkutan disebut mendadak hilang. Upaya konfirmasi ke nomor pribadi juga belum mendapat jawaban.

Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *