Catatkan Rekor MURI! 775 Layang-Layang Dandang Diterbangkan di Pantai Batakan

TANAH LAUT, DUTA TV — Kabupaten Tanah Laut berhasil mencatatkan Rekor MURI saat Festival Layang-Layang dalam rangka menyemarakkan Dirgahayu Indonesia.
Ratusan layang-layang tradisional dandang diterbangkan di langit Pantai Batakan Baru, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Minggu kemarin.
Festival layang-layang kali ini dibuka langsung oleh Bupati Tanah Laut Rahmat Triyanto, serta dihadiri oleh Ketua Persatuan Layang-Layang Indonesia (Pelangi) Sari Madjid dan Direktur Marketing Museum Rekor Indonesia (MURI) Awan Raharjo.
Peserta berasal dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, serta dari daerah lain seperti Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Yogyakarta. Bahkan, ajang festival layang-layang kali ini juga dihadiri wisatawan mancanegara dari Prancis, Singapura, hingga Malaysia, sehingga menambah semarak suasana Pantai Batakan Baru.
Dalam sambutannya, Bupati Rahmat mengapresiasi antusiasme peserta dengan ragam layang-layang yang dihiasi corak dan warna indah, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Ia berharap festival ini dapat menjadi agenda tahunan sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM di sekitar Pantai Batakan.
“Target panitia hanya 500 layang-layang, ternyata peserta mencapai 900 saat penutupan pendaftaran. Ini adalah yang terbanyak di Indonesia bahkan di dunia. Festival layang-layang ini bukan hanya seni dan budaya. Kegiatan ini adalah komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan potensi pariwisata daerah,” jelasnya.
Sementara itu, menurut Direktur Marketing MURI, Awan Raharjo, festival layang-layang kali ini tak hanya mencatatkan Rekor MURI di Indonesia, akan tetapi juga mencatatkan rekor dunia dengan menerbangkan 775 layang-layang dandang.
“Festival layang-layang di Tanah Laut, MURI mencatat, karena hanya dilaksanakan di tiga negara. Hari ini Kabupaten Tanah Laut menjadi pelopor penyelenggaraan festival layang-layang bukan hanya di Indonesia, akan tetapi juga terbanyak di dunia, sebanyak 775 layang-layang dandang. Bagian pelestarian budaya dan meningkatkan wisatawan,” ujarnya.
Bupati Rahmat juga sempat menerbangkan layang-layang bergambar kijang logo Porprov secara simbolis. Ribuan peserta kemudian ikut menerbangkan layang-layang, hingga langit Pantai Batakan dipenuhi warna-warni memukau.
Sementara perwakilan MURI melakukan validasi data jumlah layang-layang, selanjutnya menginput dan mengesahkan Rekor MURI.
Reporter: Suhardadi




