Cabor, Atlet, dan Pelatih tak Produktif Siap – siap Tersingkir

Banjarmasin, DUTA TV — Berkaca dari desain besar olahraga nasional dan cabang unggulan Kalimantan Selatan, pembinaan atlet unggulan saat ini benar –benar harus bekerja sesuai data dan kenyataan di lapangan.
Cabang olahraga, atlet, serta pelatih yang saat ini masuk dalam sepuluh cabang pelatprov harus siap bersaing memperebutkan posisi itu.
Kepala Bidang Peningkatan Olahraga Prestasi Dispora Kalsel, Fitri Hernadi mengungkapkan jika atlet, pelatih dan cabor tersebut dinilai tak produktif dan kooperatif maka akan digantikan dengan yang lain.
Hal ini tak menutup kemungkinan jika pelatprov kali ini kembali akan menganut sistem promosi dan degradasi berkaca dari data dan kemajuan cabor itu sendiri.
“Mungkin dulu satu cabor merasa nyaman sebagai cabor unggul sekarang kan ada dbon. Setiap cabor pada saat kejurnas atau single dan multi event prestasinya menurun akan kita adakan prestasi. Jika ternyata tidak meungkinakan dapat medali. Atletnya habis dan salah pembinaan. Kita nanti memutuskan cabor ini akan kita degradasi. Tidak hanya atlet dan pelatih yang kita degradasi tapi cabor juga, kita sekarang keputusan berdasarkan data,”katanya.
Adapun seluruh cabor yang saat ini masuk dalam pelatihan provinsi Kalimantan Selatan yakni gulat, menembak, tinju, biliar, kempo, pencak silat, dayung, angkat besi, atletik, serta muay thai.
Reporter : Nina Megasari





