BPBD Kotabaru Tembus Hutan Cari Sumber Air

DUTA TV KOTABARU – Armada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Kotabaru melaju menembus hutan bambu di desa Sigam, kecamatan Pulau Laut Utara, sekitar 4 km dari pusat kota.
Kira-kira 200 m dari jalan raya mobil berhenti di tepi sebuah sungai, mesin pompa dan gulungan selang segera diturunkan dan digotong menyeberangi sungai yang telah mengering.
Meski yang terlihat hanya hamparan batu namun di hulunya ternyata ada sumber air yang masih mengalir, tak kurang 120 m selang harus dibentang agar air dapat dialirkan ke mobil tangka yang hanya bisa menunggu di tepi sungai untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayah-wilayah yang mengalami krisis air.

Sebelumnya untuk bantuan air bersih yang dibagikan kepada masyarakat BPBD Kotabaru biasa membeli dari masyarakat yang memiliki sumber air swadaya, pengisian air memakan waktu lama karena harus mengantri bersama penjual air keliling yang marak bermunculan saat kemarau.
Kini dengan adanya sumber air alternatif selain bisa menghemat anggaran juga membuat suplai air menjadi lebih cepat.
“Mengantisipasi antrian panjang BPBD Kotabaru berusaha mencari titik air supaya suplai air dari tim BPBD dan PDAM bisa lebih cepat, kita tidak berani memperkirakan apakah akan terus bertahan airnya karena bersumber juga dari gunung, kalaupun nanti tidak cukup mau tidak mau kita akan cari sumber air baruâ€, ujar Syafarudin Syukur kasi kedaruratan BPBD kabupaten Kotabaru.

Pendistribusian bantuan air bersih ke wilayah-wilayah yang mengalami krisis air sudah dilakukan BPBD Kotabaru sejak awal September, hingga saat ini sudah 100 tangki yang disalurkan dari kuota 200 tangki.
Selain dari pemerintah daerah juga ada beberapa pihak swasta yang ikut membantu membagikan air bersih gratis kepada masyarakat.
Â
Reporter : Nazat Fitriah





