Bincau Kebanjiran, Warga Bertahan Mengungsi Di Aula Disdik Banjar

Martapura, DUTA TV Pengungsi banjir dari Desa Bincau hingga kini masih bertahan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar untuk berlindung dan hidup sementara dari genangan air yang tak kunjung surut. Meski bantuan logistik terus berdatangan, kecemasan tetap menghantui mereka dalam memikirkan kehidupan pascabencana.

Banjir yang belum surut memaksa banyak warga Desa Bincau, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, bertahan di tempat pengungsian.

Sejumlah warga terdampak banjir sementara masih tinggal di pengungsian untuk bertahan hidup di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.

Meski bantuan terus berdatangan, kecemasan masih menyelimuti para pengungsi karena banjir masih menggenangi rumah mereka sejak beberapa pekan lalu.

Pasalnya, banjir tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga melumpuhkan mata pencaharian warga.

Lahan pertanian terendam, tanaman bunga melati yang jadi andalan ekonomi warga Bincau kini juga rusak dan mati akibat genangan banjir.

“Kalau pulang ke rumah mau apa lagi, tidak ada kerjaan lagi. Kalau bisa ada bantuan berupa uang untuk usaha,” ucap Rusmiati, warga terdampak banjir.

Warga berharap banjir segera surut agar bisa kembali menata kehidupan mereka untuk mencukupi keperluan sehari-hari. Wilayah Kecamatan Martapura yang tergenang banjir selain di Desa Bincau juga menggenangi Desa Tunggul Irang, Tunggul Irang Ulu, Tunggul Irang Ilir, Tungkaran, Labuan Tabu, Jawa Laut, Sungai Sipai, dan Bincau Muara.

Reporter: Suhardadi


Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *