Baru 150 IKM di Banjarmasin yang Bersertifikasi Halal

Banjarmasin, DUTA TV — Puluhan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) mengikuti sosialisasi sertifikasi halal yang digelar di Aula Kayuh Baimbai, Selasa (08/07/2025) pagi.
Kegiatan ini digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Kota Banjarmasin agar industri kecil bisa segera memiliki sertifikasi halal pada usaha mereka. Kegiatan ini juga dibuka langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin.
“Banjarmasin sebagai kota perdagangan, kota jasa, dan pintu gerbang IKN memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor IKM. Maka dari itu, penting bagi kita semua untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan memiliki jaminan mutu, kebersihan, dan kehalalan,” ujar Yamin.
- MUI Respon Produk AS Tak Wajib Label Halal Masuk Indonesia23 Februari 2026
Adanya sertifikasi halal ini bukan hanya menjadi kebutuhan utama bagi konsumen Muslim, melainkan juga bagian penting dari strategi peningkatan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional.
Pemerintah Kota Banjarmasin juga berkomitmen untuk terus memberikan dukungan nyata kepada para pelaku IKM dengan memfasilitasi legalitas usaha mereka, peningkatan kapasitas, hingga perluasan akses pasar.
Totalnya, ada 300 pelaku usaha yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini, dan baru 150 pelaku usaha yang memiliki sertifikasi halal hingga tahun 2025. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan motivasi kepada pelaku usaha.
“Kalau fasilitasi halal total 150 berkesinambungan, berkelanjutan, dan kami sudah mendapat penghargaan,” jelas Kepala Disperdagin Banjarmasin, Ichrom Muftezar.
“Bagus aja, jadi kami yang bejualan merasa aman aja,” ungkap Ayu salah satu pelaku usaha.
Proses sertifikasi halal tergantung dari proses pengolahan dan pembuatan produk mereka. Untuk 150 IKM yang tersisa akan diprioritaskan pada tahun 2026 mendatang.
Reporter: Zein Pahlevi





