Banjir Kalsel dan Gempa Sulbar Rusak Aset Negara Rp 529,58 M

Jakarta, DUTA TV — Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat nilai barang milik negara (BMN) yang rusak karena gempa di Sulawesi Barat (Sulbar) dan terendam banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel) mencapai Rp 529,58 miliar.

Kepala Kantor Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat DJKN Kemenkeu Ekka S. Sukadana mengatakan BMN yang terdampak gempa di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Sulbar mencapai 279 objek. Seluruh nilainya mencapai Rp494,28 miliar.

“Ini berupa bangunan rumah negara dan gedung kantor yang mendukung tugas fungsi pemerintah pusat, khususnya di Mamuju dan Majene,” kata Ekka kepada awak media secara virtual, Jumat (22/1).

Ekka mengatakan salah satu gedung kantor yang rusak adalah Gedung Keuangan Negara (GKN) Mamuju berlantai lima dengan nilai kerugian Rp75 miliar. Gedung tersebut berfungsi sebagai perkantoran bagi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mamuju, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mamuju, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mamuju, dan Sekretariat GKN.

“Ini mengalami rusak berat, sehingga tidak memungkinkan pelayanan tatap muka,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah DJKN Kemenkeu Ferdinan Lengkong mengatakan jumlah BMN yang terdampak banjir mencapai 11 objek dengan nilai mencapai Rp35,3 miliar.

“Rata-rata semua kantor terutama di Banjarmasin hampir terendam, tapi jumlahnya berapa belum dapat kami sampaikan,” kata Ferdinan pada kesempatan yang sama.(cnni)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *