Bahas Anggaran SKPD Lain, Gedung Baru Dewan Malah Diabaikan

Banjarbaru, DUTA TV — Sibuk membahas anggaran SKPD yang mengalami pengurangan dampak efisiensi, rapat Badan Anggaran DPRD Kalimantan Selatan justru mengabaikan kelanjutan pembangunan gedung baru dewan.
Dalam RAPBD 2026, tidak dianggarkan dana untuk kelanjutan pembangunan Gedung DPRD Kalsel di Banjarbaru. Kepala BPKAD Kalsel menyebut hal itu disebabkan karena lahan pembangunan gedung belum clear and clean dari sengketa.
Jika proses hukum sudah selesai, maka Pemprov akan kembali memasukkan penganggarannya, baik itu di anggaran murni maupun di perubahan. Dalam rapat Badan Anggaran, pihak legislatif meminta solusi segera, salah satunya dengan membayar harga tanah sesuai NJOP daripada menunggu hasil putusan pengadilan. Namun, BPKAD mengaku masih mengkaji hal tersebut.
“Kalau itu memang sudah clear and clean, nanti kami lihat kembali terkait dengan proses selanjutnya. Kita alokasikan anggarannya kembali kalau memang sudah clear and clean, karena kami melepaskan anggaran harus ada dasar hukum yang jelas. Nanti akan kami kaji dulu karena sampai saat ini dari PUPR belum ada surat. Nanti dari Biro Hukum dan PUPR akan kami kondisikan kembali bagaimana kelanjutannya,” ujar Fatkhan, Kepala BPKAD Kalsel.
Seperti diketahui, pondasi gedung baru DPRD Kalsel di Banjarbaru sudah mulai dibangun pada tahun 2024 dengan anggaran sebesar Rp126,9 miliar. Namun, dalam perjalanannya proyek tersebut digugat oleh masyarakat yang mengaku memiliki tanah dengan panjang 170 meter dan lebar 119 meter di bagian lokasi jalan dan drainase.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





