Awal Tahun 2024, DBD di Banjarbaru Tembus 125 Kasus

Banjarbaru, Duta TV — Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Banjarbaru selama bulan Januari tahun 2024 mengalami lonjakan yang cukup signifikan.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru hingga minggu keempat bulan Januari kemarin, kasus DBD di wilayah Banjarbaru terus mengalami lonjakan, mencapai 125 warga yang terserang DBD.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Dokter Juhai Triyanti Agustina, dari hasil rekap laporan bulan Januari 2024, kasus DBD di Kota Idaman cukup memprihatinkan.
- Akhir Tahun, Pasien DBD di RSUD Sultan Suriansyah Meningkat15 Desember 2025
- Ini Daftar Penyakit yang tak Lolos Syarat Kesehatan Haji 20266 November 2025
Paparan kasus DBD merata dialami di seluruh kecamatan di Kota Banjarbaru, sesuai data dari 10 unit kerja Puskesmas. Berdasarkan pemetaan wilayah yang cukup banyak terpapar Demam Berdarah, yaitu di Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru Utara, Liang Anggang, dan Kecamatan Cempaka. Guna menekan lonjakan kasus Demam Berdarah, Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru menggelar rapat koordinasi pengendalian DBD dengan seluruh kepala Puskesmas untuk langkah epidemiologi demi penanggulangan secara intensif.
“Ada 125 kasus, terbanyak di Banjarbaru Utara, Landasan Ulin, Liang Anggang, dan Cempaka. Karena curah hujan tinggi, sehingga perkembangbiakan nyamuk meningkat. Kita lakukan epidemiologi, deteksi dini, pencegahan dengan pemberantasan jentik nyamuk PSN, agar tidak menjadi nyamuk dewasa,” terang Juhai Triyanti Agustina, Kepala Dinkes Kota Banjarbaru.
Sementara itu, guna mencegah perkembangbiakan sarang nyamuk sebagai penyebab penularan Demam Berdarah, warga Kota Banjarbaru dihimbau untuk selalu berprilaku hidup bersih dan sehat, dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN di lingkungan rumahnya. Serta memaksimalkan gerakan 3M, dengan menguras bak penampungan air, menutup rapat, dan mengubur barang bekas untuk mencegah berkembangnya nyamuk Aedes Aegypti.
Reporter : Suhardadi





