Angkutan ODOL Makin Marak, Komisi III Kalsel Bersiap Lapor Kemenhub

Kapuas, DUTA TV — Makin maraknya angkutan over dimension dan over load (ODOL) di Kalimantan Selatan membuat Komisi III DPRD Kalimantan Selatan kian intens meminta masukan sebagai dasar laporan ke Kementrian Perhubungan.
Komisi III-pun menyambangi Dinas Perhubungan Kapuas, dimana di wilayah ini, angkutan ODOL yang melintas bermuara dari Kalimantan Selatan yakni pelabuhan Trisakti.
Sekretaris Komisi III DPRD Kalimantan Selatan Gusti Abidinsyah menyebut, makin maraknya ODOL akibat kelonggaran pemerintah Pusat yang merelaksasi zero ODOL hingga 2025. Padahal sebelumnya, pemerintah telah menetapkan zero ODOL di tahun 2023.
Ia mengatakan angkutan ODOL memiliki andil besar dalam permasalahan kerusakan jalan. Komisi III akan meminta pemerintah Pusat tak lagi memberikan kelonggaran terhadap angkutan ODOL karena dampaknya yang merugikan negara dan masyarakat.
“Ada beberapa hal yang kita perlu menitikberatkan persoalan ini. Nanti mungkin akan kita sampaikan ke Kemenhub. Yaitu yang pertama masalah karoseri, yang kedua masalah relaksasi dari pemerintah Pusat sampai tahun 2025 ini sudah bebas ODOL. Nah kami nanti akan menekanan supaya ini jangan lagi direlaksasi lagi, karena kita pertama tahun 2023 harus zero ODOL ternyata direlaksasi pemerintah Pusat sampai 2025. Ini akan merugikan pemerintah daerah salah satunya akan berdampak pada masalah jalan. Oleh karena itu kami upayakan nantinya mudahan ini bisa kami bawa ke Kementrian dan kita lihat di Kalsel coba untuk menekan ODOL di Kalsel,”ungkapnya.
Pasca studi komparasi ini, Komisi III akan kembali melakukan rapat dengan Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan, untuk merumuskan dampak maraknya angkutan ODOL yang semakin meluas, sehingga, bersama dengan Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan akan meminta pemerintah Pusat untuk memperketat aturan mengenai ODOL.
Tim liputan




