Ada Lebah Tanpa Sengat dan Bisa Dibudidayakan

Kuningan, DUTA TV — Dengan memanfaatkan pekarangan rumahnya yang kosong, Amar Thohir warga Desa Bojong Kramat Mulya, Kuningan, Jawa Barat mencoba budidaya madu tewel klanceng. Madu tewel atau trigona ini merupakan jenis lebah tanpa sengat.
Jenis ini sekarang banyak dipelihara warga untuk menambah penghasilan di tengah pandemi Covid-19.
Sudah sekitar enam bulan lebih, Amar menggeluti budidaya madu trigona.
Awalnya ia terinspirasi saat melihat temannya membudidayakan madu tewel dari bambu.
Kemudian Amar mencobanya dan dipindahkan ke dalam kotak kotak kecil yang ia buat sendiri.

Di dalam kotak kotak inilah induk lebah madu memproduksi dan menghasilkan madu.
Setiap sarang madu tewel bisa menghasilkan 200 hingga 500 mililiter, tergantung usianya.
Guna memaksimalkan ternak madu tewel miliknya, Amar sengaja menanam berbagai jenis bunga di area ternak madu. Sebab tanaman bunga diyakini mampu menambah hasil madu lebah.
“Budidaya lebah tanpa sengat membantu usaha saat pandemik,”katanya.
Dari hasil panennya, Amar menjual madu dengan berbagai ukuran yang di kemas dalam botol. Untuk harga madu ukuran 100 ml di jual dengan harga Rp 60 ribu, ukuran 200 ml di jual Rp 120 ribu dan 200 ml di jual dengan harga Rp 250 ribu rupiah.
Selain menjual madu, Amar juga menjual kotak lebah untuk yang ingin mencoba usaha budidaya madu tewel.(ant)



