Anak 8 Tahun Meninggal Akibat DBD

DUTA TV – Anak  berusia 8 tahun, Bramantiyo,warga Komplek Mustika 6 Jalan Karang Anyar Loktabat Banjarbaru meninggal dunia akibat terserang demam berdarah, Selasa (19/02) dinihari tadi.
Usai dinyatakan meninggal dunia, jasad korban langsung dibawa ke dalam mobil ambulance untuk dibawa ke musholla terdekat dan disholatkan.
Berdasarkan keterangan, siswa kelas 2 sekolah dasar ini sebelumnya sempat menjalani perawatan di RS Pelita Insani Martapura dan RSU Idaman Banjarbaru untuk kembali menjalani perawatan. Namun tak berselang lama mendapatkan pertolongan di rumah sakit, nyawanya tak tertolong lagi.
Berdasarkan data, sepanjang Februari 2019 ada 6 pasien DBD yang dirawat di ruang ICU, dua diantaranya warga Banjarbaru dan dinyatakan meninggal dunia.
“Rata – rata pasien yan gdibawa dalam kondisi shock dan langsung dimasukkan ke ICU,â€ujar M. Firmansyah, Kabag TU RSUD Idaman Banjarbaru.
 Â
2 Warga Kabupaten Banjar meninggal di RSUD Idaman Banjarbaru
Sepanjang Februari 2019, 2 warga Kabupaten Banjar juga dinyatakan meninggal dunia akibat serangan DBD saat menjalani perawatan di RSUD Idaman Banjarbaru.
Terkait dengan itu, Dinas Kesehatan Banjar mengaku baru menerima 1 laporan, namun masih dilakukan surveylance, karena korban sekolah di Pesayangan, Martapuran dan malamnya tidur di Cempaka Banjarbaru.
“Kita hanya terima satu laporan,â€kata Iwansyah, Kepala Dinas Kesehatan Banjar.
Wabah DBD di Kabupaten Banjar pada Februari 2019 dibandingkan bulan sebelumnya menurun drastis yakni dari 125 menjadi 20 penderita.
Reporter : Tarida Sitompul





